381 Positif Covid-19 Meninggal

  • Whatsapp
covid

PALU, MERCUSUAR – Positif Covid-19 yang meninggal dunia di Provinsi Sulteng mencapai 381 orang (2,93%), setelah satu orang Asal Kabupaten Tojo Unauna (Touna) meninggal, Minggu (13/6/2021).

Rincian ke 381 orang yang meninggal itu, yakni Kota Palu sebanyak 101 orang; Kabupaten Poso 63 orang; Banggai 46 orang; Tolitoli 35 orang; Parigi Moutong (Parmout) 30 orang; Morowali 25 orang; Sigi 19 orang; Donggala 14 orang; serta Kabupaten Morowali Utara (Morut) dan Buol masing-masing 13 orang.

Berita Terkait

Kemudian, Kabupaten Touna 12 orang; Banggai Kepulauan (Bangkep) delapan orang dan Kabupaten Banggai Laut (Balut) dua orang.

9 KASUS BARU, 3 SEMBUH

Sementara positif Covid-19 saat ini titalnya berjumlah 13.080 kasus, menyusul adanya sembilan kasus baru disejumlah daerah. Kesembilan kasus tersebut berasal dari Kota Palu dan Kabupaten Touna masing-masing sebanyak satu kasus; Kabupaten Banggai lima kasus; serta Morowali dua kasus baru. 

Pilihan Redaksi :  HUT Bhayangkara di Polres Sigi, Personil Diharap Teladani Semangat Pahlawan

Demikian positif Covid-19 yang sembuh, juga bertambah tiga pasien semuanya asal Kabupaten Banggai, hingga totalnya 12.481 pasien (95,42%).

218 PASIEN DIRAWAT

Jumlah 13.080 kasus dan 12.481 dinyatakan sembuh serta 381 meninggal dunia, maka pasien Covid-19 yang menjalani perawatan saat ini sebanyak 218 pasien (1,67%). Ke 218 pasien tersebut tersebar di 12 kabupaten dan kota, kecuali Kabupaten Touna.

Demikian data yang dirilis di laman resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng per Minggu 13 Juni 2021 pukul 15.00 Wita.

Rincian ke 218 pasien yang menjalani perawatan, yakni Kota Palu sebanyak 41 pasien, dirawat di RSUD Undata delapan pasien, RSU Anutapura dan RSUD Madani masing-masing dua pasien, RS Woodward empat pasien, RS Tkt III dr Sindhu Trisno tiga pasien, RS Samaritan dan RS Bhayangkara masing-masing satu pasien, serta 20 pasien karantina mandiri.

Kabupaten Banggai 23 pasien, menjalani perawatan di RSUD Banggai lima pasien dan 18 pasien karantina mandiri. Kabupaten Donggala sembilan pasien, menjalani perawatan di RSUD Madani dua pasien, RSUD Kabelota dan RSU Anutapura masing-masing satu pasien, serta lima pasien karantina mandiri. Kabupaten Tolitoli 12 pasien, menjalani perawatan di RSUD Mokopido dua pasien dan 10 pasien karantina mandiri.

Pilihan Redaksi :  HUT ke-76 Bhayangkara,  Kapolres Sigi Berikan Penghargaan Kepada Personil Berprestasi

Kemudian, Kabupaten Buol 26 pasien, semua pasien karantina mandiri. Kabupaten Balut dan Bangkep masing-masing satu pasien, keduanya karantina mandiri. 

Kabupaten Morut lima pasien, semua pasien karantina mandiri. Kabupaten Morowali 11 pasien, menjalani perawatan di RSUD Morowali satu pasien, sedangkan 10 pasien karantina mandiri.

Sementara Kabupaten Sigi delapan pasien, menjalani perawatan di RS Tkt III dr Sindhu Trisno satu pasien serta pasien lainnya karantina mandiri. Kabupaten Parmout 55 pasien, menjalani perawatan di RSUD Anuntaloko enam pasien dan 49 pasien karantina mandiri. Kabupaten Poso 26 pasien, dirawat di RSUD Poso enam pasien dan karantina mandiri 20 pasien.

“Proses laboratorium 162 sampel,” tertulis di keterangan.

122.320 ORANG TELAH DIVAKSIN

Hingga 12 Juni 2021, sebanyak 122.320 orang di Provinsi Sulteng telah menjalani vaksinasi Covid-19 dari sasaran 115.461 orang atau telah mencapai 105,9%. Ke 122.320 orang tersebut, meliputi tenaga kesehatan (Nakes), pekerja sektor pelayanan publik dan lanjut usia (Lansia).

Pilihan Redaksi :  Keuangan DJS Membaik, Kinerja BPJS Kesehatan Kembali Raih WTM

Demikian data capaian vaksinasi yang dirilis di laman resmi Dinkes Provinsi Sulteng per Minggu 13 Juni 2021.

Rincian 122.320 orang yang telah menjalani vaksinasi, yakni nakes sebanyak 25.382 orang dari sasaran 24.698 atau 102,8%. Pekerja sektor pelayan publik 86.644 orang, dari sasaran 65.471 orang atau 132,3%. Sementara lansia yang telah menjalani vaksinasi sebanyak 10.294 orang, dari sasaran 25.292 orang atau baru mencapai 40,7%.

Untuk 25.382 nakes yang telah divaksin, sebanyak 23.770 orang diantaranya telah menerima vaksinasi dosis kedua. Kemudian 86.644 orang pekerja sektor pelayanan publik yang divaksin, 51.713 orang telah menerima dosis kedua. Sementara lansia, dari 10.294 orang yang divaksin, 6.103 orang telah menjalani vaksinasi dosis kedua atau 24,8%.

“122.320 orang yang telah divaksin, 81.584 orang (70,7%) telah menerima vaksinasi dosis kedua,” tertulis di kolom penerima vaksinasi Covid-19. AGK

Baca Juga