Akhir November, Realisasi APBD Sulteng 88,58 Persen

PALU, MERCUSUAR – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulteng tahun 2022 hingga periode 30 November 2022, telah mencapai 88,58 persen.

Hal itu berdasarkan laporan dari Bagian Pengendalian Biro Pembangunan Setdaprov Sulteng, yang disampaikan pada rapat Evaluasi Finalisasi Progress Penyerapan APBD tahun 2022, yang dilaksanakan Pemprov Sulteng bersama BPKAD dan Biro Pembangunan Setdaprov, di Ruang Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Jumat (16/12/2022).

Rapat tersebut dipimpin Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr. H. Rudi Dewanto, yang menyampaikan arahan dari Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura untuk memastikan realisasi APBD Sulteng tahun 2022 dapat terserap dengan maksimal, utamanya pada sektor belanja yang berdampak langsung kepada masyarakat berupa bantuan, dan belanja barang dan jasa.

“Penyerapan APBD sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” kata Sekda.

Melihat angka realisasi APBD dalam laporan tersebut, Pj. Sekda menyampaikan rasa optimismenya bahwa angka tersebut di akhir tahun 2022 bisa mencapai lebih dari 90 persen.

Olehnya, ia meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulteng untuk membentuk gugus tugas, yang memastikan seluruh dokumen kelengkapan pencairan anggaran, baik di BPKAD maupun di KPN dapat tertangani dengan segera.

“Terus tingkatkan koordinasi untuk percepatan realisasi APBD. BPKAD agar terus meningkatkan pelayanan lebih maksimal lagi, dalam percepatan proses realisasi anggaran. Diminta Kepada OPD, sesuai harapan dari Gubernur, agar realisasi anggaran yang berdampak langsung kepada masyatakat dapat menjadi Perhatian serius untuk direalisasikan,” tutur Pj. Sekda.

Selanjutnya Kepala Bagian Perbendaharaan BPKAD Provinsi Sulteng, Fatnimi menyampaikan agar OPD yang memiliki anggaran besar harus lebih serius untuk dapat meningkatkan realisasi APBD, sehingga serapan anggaran sesuai dengan harapan dari Gubernur. */IEA

Pos terkait