PALU, MERCUSUAR – Beragam usulan dan harapan disampaikan klub serta Asosiasi Kabupaten (Askab) dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi bakal calon Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang digelar belum lama ini di Kota Palu, Senin (20/1/2026).
Forum tersebut menjadi ruang aspirasi bagi pelaku sepak bola daerah jika Anwar Hafid, yang saat ini menjabat Gubernur Sulawesi Tengah, terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Sulteng.
Perwakilan pengurus SSB Darma Putra Tavanjuka Palu, Ridwan, menilai Asprov PSSI Sulteng pada periode sebelumnya belum berpihak kepada klub-klub pembinaan usia dini, khususnya Sekolah Sepak Bola (SSB).
Ridwan bahkan membeberkan pengalamannya selama empat tahun mewakili Sulawesi Tengah di ajang Liga TopSkor Nasional. Menurutnya, selama mengikuti kompetisi tersebut, pihaknya tidak pernah mendapatkan dukungan dari Asprov.
Ia pun berharap visi dan misi Anwar Hafid yang menitikberatkan pada pembinaan usia muda dapat benar-benar diwujudkan. Ridwan menilai pembinaan usia dini harus menjadi prioritas utama Asprov ke depan.
Karena itu, ia berharap setiap kompetisi usia dini seperti Liga TopSkor, Liga Sentra, dan Liga Anak dapat menjadi bagian dari program resmi Asprov PSSI Sulteng, tidak hanya terfokus pada Piala Soeratin.
Sementara itu, pendiri SSB Danau Poso Tentena, Andres Monabo, menyampaikan harapan berbeda. Ia meminta agar jangkauan pelaksanaan Piala Soeratin diperluas hingga ke kabupaten-kabupaten terjauh di Sulawesi Tengah.
Menurut Andres, daerah seperti Poso, Tolitoli, Buol, hingga Banggai Bersaudara layak diberi kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Soeratin, agar pemerataan pembinaan dan kompetisi bisa dirasakan hingga ke pelosok daerah.
Harapan juga datang dari Ketua Bimatama FC, Coach Ken. Ia meminta agar ke depan Anwar Hafid dapat menggratiskan biaya kepesertaan Piala Soeratin secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga seri provinsi.
Tak hanya itu, Coach Ken juga mengusulkan agar Asprov PSSI Sulteng periode mendatang mampu menciptakan produk atau kompetisi sendiri yang fokus pada pembinaan usia dini di luar Piala Soeratin.
Melalui silaturahmi dan konsolidasi tersebut, klub dan Askab berharap kepemimpinan Asprov PSSI Sulteng ke depan lebih berpihak pada pembinaan, pemerataan kompetisi, serta penguatan fondasi sepak bola usia muda di Sulawesi Tengah. CLG
Anwar Hafid Diminta Pro SSB Jika Pimpin PSSI Sulteng






