PALU, MERCUSUAR – Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sulteng, Jusri menyebut pihaknya terus mengebut penyaluran bantuan pangan (banpang) beras dan minyakita, periode Oktober-November.
Ia mengungkapkan, hingga akhir November 2025 penyaluran kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) telah dilaksanakan di hampir seluruh kabupaten dan kota se-Sulteng.
“Sudah berjalan di daerah-daerah,” kata Jusri, di ruang kerjanya, Rabu (26/11/2025).
Banpang periode Oktober-November menyasar total 233.274 Kepala Keluarga PBP di Sulteng, yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI. Berbeda dari banpang periode sebelumnya yang hanya beras, pada alokasi kali ini turut ditambahkan dengan minyak goreng. Tiap PBP akan menerima total 20 kg beras (10 kg per bulan) serta 4 liter minyak goreng MinyaKita (dua liter per bulan).
Secara total, Bulog Sulteng menyiapkan stok beras untuk disalurkan sebanyak 4.665,48 ton atau sekira 4,6 juta kg, serta 933.096 liter MinyaKita. Bantuan akan disalurkan secara bertahap, ke PBP di seluruh kota dan kabupaten di Sulteng.
Jusri berharap, program tersebut dapat dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan, utamanya dalam rangka mengadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, diharapkan dapat membantu menjaga inflasi.
“Targetnya sampai akhir November sudah selesai,” tandasnya. IEA







