PALU, MERCUSUAR – Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Jusri menyebut pihaknya kembali akan melaksanakan penyaluran program bantuan pangan (banpang), untuk alokasi tahun 2026 selama empat bulan.
“Kami terima instruksi penyaluran selama empat bulan, tinggal menunggu perintah dari pusat, apakah di Februari atau Maret tahap penyalurannya,” kata Jusri, di Palu, baru-baru ini.
Jusri menyebutkan, pihaknya saat ini tengah memiliki sekira 21 ton stok beras di gudang. Stok tersebut selain disiapkan untuk program banpang, juga untuk ketersediaan pangan menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri.
“Dengan kondisi yang ada, kami berupaya untuk terus menggelontorkan dan mempercepat penyaluran. Sehingga Bulog dapat membantu masyarakat dalam rangka bulan puasa dan Lebaran,” ujarnya.
Jusri menambahkan, pihaknya juga tengah mengotimalkan penyaluran kuota beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025 yang ditarget tuntas hingga akhir Januari 2026.
Sebelumnya, Pemerintah memastikan stabilisasi harga beras tetap terjaga di awal tahun 2026 dengan memperpanjang penyaluran program SPHP beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika harga pangan, sekaligus menjamin akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga sesuai ketentuan. */IEA






