Digitalisasi Fondasi Percepatan Pembangunan Desa

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid (kanan) saat bertemu dengan Mendes PDT RI, Yandri Susanto, di Jakarta, Senin (19/1/2026). FOTO: IST.

JAKARTA, MERCUSUAR – Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menyampaikan persoalan keterbatasan akses internet yang masih dialami 606 desa di Sulteng, kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, saat keduanya bertemu di Jakarta, Senin (19/1/2025).

Anwar menyebut, keterbatasan akses internet dan infrastruktur dasar seperti jembatan penghubung masih menjadi kendala nyata di banyak desa. Kondisi tersebut berdampak langsung pada lambannya pengembangan usaha desa, akses layanan publik, serta pemasaran produk pertanian dan kerajinan lokal.

Ia juga menegaskan, digitalisasi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan desa, terutama untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

“Kami berharap afirmasi dari pemerintah pusat dapat menjadi solusi nyata bagi percepatan digitalisasi desa di Sulteng, sehingga pembangunan desa benar-benar merata dan berkelanjutan,” kata Anwar.

Menanggapi hal itu, Mendes PDT, Yandri Susanto menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk mendukung langkah Gubernur Sulteng dalam mengatasi persoalan desa yang masih berstatus blank spot. Menurutnya, digitalisasi desa bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar desa tidak tertinggal dari wilayah perkotaan.

“Masalah yang disampaikan Pak Gubernur justru harus kita jadikan peluang. Soal internet, listrik, hingga kesiapan lahan Koperasi Desa, semua ini akan kita kawal bersama,” ujar Yandri.

Ia juga menyampaikan rencana kunjungan langsung ke Sulteng bersama jajaran, bertujuan meninjau langsung kondisi desa sekaligus mengawal pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, agar dapat berjalan optimal. RES

Pos terkait