Donggala Terima Tenaga Kesehatan Program Nusantara

  • Whatsapp
TENAGA kesehatan program Nusantara Sehat mengabadikan pertemuan di aula Kantor Dinas Kesehatan Donggala, sebelum diterjunkan di beberapa kecamatan yang memiliki desa terpencil. FOTO: WAHID AGUS/MS

DONGGALA, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala melalui Dinas Kesehatan secara resmi menerima 16 tenaga kesehatan dari Kementrian Kesehatan RI untuk ditempatkan di daerah terpencil dan perbatasan.

Penyerahan ke-16 tenaga perawat yang terdiri dari perawat, gizi, kesmas, farmasi dan analis serta kesling ini diterima oleh Kepala Dinkes Donggala, Muzakir Ladoali yang diserahkan oleh perwakilan Kemkes RI, Hutomo di aula Kantor Dinkes Donggala, Senin (9/7/2018).

Berita Terkait

Tenaga perawat yang antara lain ditempatkan di Kecamatan Pinembani dan Rio Pakava ini merupakan program Nusantara Sehat yang dicanangkan oleh Kemenkes dirancang untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diutamakan oleh pemerintah guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

Pilihan Redaksi :  SMKN 1 Tiloan Diharap Jadi Sekolah Spesialis Peternakan

Disamping itu, program ini dilakukan dalam upaya penguatan pelayanan kesehatan dari segi pendistribusian dan pemerataan tenaga kesehatan ke seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.

Diakui oleh Hutomo bahwa jumlah ini belum dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Donggala yang memiliki kondisi geografis yang sangat sulit dijangkau oleh sarana transportasi.

Namun kehadiran 16 tenaga kesehatan patut disukuri karena minimal dapat membantu tersedianya pelayanan kesehatan yang lebih baik dari sebelumnya.

Sementara Kepala Dinkes Donggala, Muzakir mengharapkan kepada seluruh tenga kesehatan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini dapat segera beradaptasi dengan kondisi masyarakat Kabupaten Donggala.

Para tenaga kesehatan ini antara lain berasal dari Gorontalo, Pasangkayu, Manado, Buol, Sigi, Palu, dan hanya satu orang dari Donggala. Sehingga diharapkan persoalan adaptasi sudah tidak menjadi masalah karena sebelum ditempatkan mereka sudah mengetahui kondisi seperti apa yang akan dihadapi.

Pilihan Redaksi :  Jelang Hari Bhakti ke-76, Dinas PUPR Morowali Gelar Sejumlah Kegiatan

Namun yang tak kalah penting adalah membangun harmonisasi dengan seluruh tenga kesehatan yang ada di Kabupaten Donggala yang telah mengabadi lebih awal di puskesmas. HID

 

Baca Juga