FKUB dan WVI Kolaborasi Perkuat Kerukunan

TALISE, MERCUSUAR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah menggandeng Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk mengembangkan program Ngopi (Ngobrol Pintar) Kerukunan menjadi lebih inklusif dan berdampak. Kolaborasi ini memperluas topik dialog tidak hanya soal kerukunan antarumat beragama, tetapi juga isu perlindungan anak, lingkungan, iklim, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua FKUB Sulteng Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag bersama manajemen WVI yang dipimpin Agustinus Polabi dan Kristian Edi Suseno, Sabtu (24/1/2026). Kedua pihak sepakat mengembangkan konsep Ngopi Kerukunan Roadshow yang akan dilaksanakan di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Prof. Zainal Abidin menilai, dialog berbasis warung kopi efektif menjangkau masyarakat luas karena berlangsung santai dan terbuka. Menurutnya, kerukunan akan lebih mudah terwujud jika masyarakat sehat, sejahtera, dan memiliki ruang dialog yang setara.

“Kolaborasi lintas lembaga ini positif, sekaligus menjadi solusi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Program tetap berjalan dengan biaya ringan, tetapi berdampak luas,” ujarnya.

Sekretaris Umum FKUB Sulteng Dr. H. Muhammad Munif Godal, M.A menambahkan, pola kolaborasi ini memungkinkan Ngopi Kerukunan dilaksanakan lebih masif dengan topik yang disesuaikan kebutuhan masyarakat. Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris FKUB Sulteng Agustinus Motoh, SH, yang menilai FKUB dan WVI memiliki visi sejalan dalam menebar nilai kemanusiaan dan toleransi.

Area Program Manager WVI Agustinus Polabi menyatakan, Ngopi Kerukunan kolaborasi FKUB–WVI direncanakan mulai dilaksanakan awal Februari 2026. Menurutnya, dialog informal memungkinkan keterlibatan berbagai pihak secara lebih luas.

Sementara itu, Team Leader Project Inclusion Sulteng WVI Kristian Edi Suseno menyebut, kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk mendorong isu lingkungan, perlindungan anak, pemberdayaan ekonomi, dan kelompok rentan agar mendapat perhatian kebijakan.

Di akhir pertemuan, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, jika program Ngopi Kerukunan dilaksanakan di wilayah tersebut. */JEF

Pos terkait