Gubernur Minta ASN Perkuat Pengabdian

Apel perdana ASN Pemprov Sulteng di bulan Ramadan 1447 H. Jumat (20/2/2026). FOTO: IST.

PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi seluruh ASN Pemprov Sulteng, Jumat (20/2/2026).

Menurut Anwar Hafid, pelayanan publik yang baik merupakan harapan utama masyarakat terhadap pemerintah.

“Masyarakat kita ini tidak pernah minta macam-macam, hanya pelayanan kita yang harus lebih baik,” kata Anwar.

Ia menegaskan, kemajuan Sulteng hanya dapat terwujud melalui kerja sama seluruh ASN. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia juga menyampaikan harapan, agar seluruh ASN terus meningkatkan pengabdian kepada rakyat, termasuk usai kegiatan retret sebelumnya.

Pada apel perdana di bulan Ramadan tersebut, Anwar juga menyoroti pentingnya pembaruan dan pembenahan pendataan di setiap instansi pemerintah. Ia menilai data yang rapi dan terstruktur merupakan fondasi utama pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen pada 2026. Anwar menilai capaian tersebut merupakan salah satu dampak dari semakin baiknya pengelolaan data di lingkungan Pemprov Sulteng.

“Ada beberapa indikator dari BPS yang merilis beberapa data, Alhamdulillah angka kemiskinan kita dari 2024 dari 11 persen sekarang turun 10,55 persen,” ujarnya.

Selain penurunan kemiskinan, indikator kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data BPS menunjukkan IPM Sulteng pada 2025 mencapai 72,82 persen atau meningkat 0,80 persen dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut turut berdampak pada umur harapan hidup. Bayi yang lahir pada 2025 diperkirakan memiliki usia harapan hidup 71,10 tahun, meningkat 0,26 tahun dibandingkan kelahiran tahun sebelumnya.

“IPM kita juga naik walaupun tidak signifikan tapi tetap naik dibanding 2025 kemarin,” pungkas Anwar. RES

Pos terkait