Gubernur Resmikan Gedung Sekolah di Banggai

BANGGAI, MERCUSUAR – Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura berkesempatan meresmikan sejumlah gedung sekolah di Kabupaten Banggai, dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke daerah tersebut, Jumat (13/1/2023).

Gubernur yang didampingi Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka, Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr. Rohani Mastura, Kepala Badan Kesbangpol Sulteng, Dr. Fahruddin, Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiawati Vidiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, dr. I Komang Adi Sujendra, serta beberapa pejabat lainnya, meresmikan 11 ruang kelas baru di SMA Negeri 1 Batui, di Kecamatan Batui.

Paada kesempatan itu, Gubernur berharap gedung baru dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan maksimal, agar menghasilkan warisan ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Diakuinya, Kabupaten Banggai merupakan salah satu daerah penyumbang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terbaik, sehingga IPM Sulteng menyentuh angka 70,28 pada tahun 2022. Lebih lanjut Beliau berharap sinergitas serta kolaborasi Pemprov Sulteng dan Pemkab Banggai dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Batui, Siti Hikmah mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sulteng atas pembangunan 11 ruang kelas dengan dana kurang lebih Rp3 miliar.

Selanjutnya, Gubernur Sulteng bersama rombongan menuju Kecamatan Toili Barat, untuk meresmikan gedung baru SMK Negeri 2 Toili Barat.

Kepala SMKN 2 Toili Barat, Marlince Aite menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur bersama Bupati Banggai dan Kepala Dinas Pendidikan atas kesempatan memberikan bantuan melalui DAK Tahun 2023 sebanyak 5 Bangunan dengan anggaran Rp2,7 miliar.

“Terima kasih kepada fasilitator yang mendapingi dan mendukung, sehingga pembangunan gedung baru sesuai waktu,” kata Marlince.

Gubernur Sulteng turut berkesempatan meninjau kondisi SMK Negeri 1 Luwuk yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur menyampaikan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar, yang jika belum memungkinkan dianggarkan pada ABT tahun 2023, maka akan dianggarkan pada tahun 2024 mendatang.

Kepala Sekolah SMKN 1 Luwuk, Evryati Mahiwa, menyampaikan jumlah peserta didik di SMKN 1 Luwuk sebanyak 1.050 orang dengan total 36 kelas. Akibat musibah kebakaran, para peserta didik saat ini memakai ruang kelas di SMPN 3 Luwuk.

“Walaupun sarana pembelajaran terbatas, tetapi siswa SMKN 1 Luwuk ikut berpartisipasi dalam Porprov Sulawesi Tengah dan meraih prestasi memperoleh medali emas, perak dan perunggu,” kata Evryati. */IEA

Pos terkait