PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid memberikan pujian kepada Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Provinsi Sulteng, yang dinilainya sukses menggelar kegiatan itikaf selama 10 hari terakhir Ramadan 1447 H, di Masjid Al Mujahidin kompleks Kantor Gubernur.
Apresiasi itu diungkapkannya ketika menutup kegiatan itikaf, Kamis (18/3/2026). Pada kesempatan itu, Anwar juga memberikan tausiah subuh di hadapan ratusan jemaah itikaf dan beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Sulteng.
“Kegiatan itikaf yang digaas oleh Ikadi bagi saya ini adalah sebuah aksi yang bernilai ibadah, dan patut diapresiasi. Makanya, saya kemudian memastikan diri untuk hadir bersama mereka saat menutup kegiatan,” kata Anwar Hafid.
Menurut Anwar, banyak lembaga atau kelompok yang mungkin melakukan kegiatan itikaf, namun ia menegaskan apa yang dilakukan Ikadi patut diapresiasi, karena kemasan kegiatannya yang cukup menarik, dihadiri jemaah yang jumlahnya mencapai ratusan orang, bahkan didominasi generasi Z.
Ia juga menyampaikan hal yang mengharukan adalah banyaknya jemaah yang lengakp membawa anggota keluarganya untuk tidur di masjid, mencari keberkahan di 10 malam terakhir Ramadan.
“Kegiatan ini Insyaallah menginspirasi saya untuk menggelarnya pada bulan puasa tahun depan, di Masjid Raya Baitul Khairaat. Tentunya dengan sebuah penegasan dari saya sebagai Gubernur. Insyaallah, dukungan apapun dalam kegiatan itu nantinya akan saya desain dengan baik,” janji Anwar Hafid.
Sementara itu, ketua IKADI Sulteng, Citrawan mengatakan kegiatan itikaf tahun ini adalah yang keempat kalinya digelar di Masjid yang sama. Setiap tahunnya, pihaknya mencoba beberapa formula baru, agar lebih menarik tanpa meninggalkan nilai ibadah.
“Alhamdulillah, momentum kali ini kami diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Begitu juga dengan dukungan dari para imam salat malam yang memang para hafiz. Serta kehadiran para gen Z, menjadi energi tersediri bagi kami,” tutup Citrawan. MBH






