Kajati Sulteng Lantik Dua Pejabat Eselon III

Kajati Sulteng, N Rahmat R (tengah) foto bersama para pejabat yang baru dilantik. FOTO: MISBACH/MS

PALU, MERCUSUAR – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng, N Rahmat R melantik dua pejabat Eselon III, di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulteng, masing-masing Dr. Musafir sebagai Asisten Pengawasan dan Salman sebagai Asisten Intelijen, di gedung Kejati Sulteng, Rabu (7/1/2026).

Dalam sambutannya, N Rahmat mengatakan rotasi jabatan di tubuh kejaksaan merupakan refleksi sikap institusi dalam upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan prima kepada masyarakat, terlebih dinamika bangsa dan negara saat ini, menuntut lembaga penegak hukum harus mampu menghadirkan penegakan hukum yang berorientasi pada kemanfaatan, serta menunjang kebangkitan ekonomi nasional.

“Dengan melakukan evaluasi mendalam, serta mempertimbangkan profesionalitas dan integritas yang ditunjukan selama berkarir, maka saudara yang baru saja dilantik adalah orang yang dinilai tepat oleh pimpinan, untuk mengisi jabatan yang tepat di waktu yang tepat dan amanah,” kata Kajati.

Ia menegaskan kepada para pejabat yang dilantik untuk bersama-sama membangun kejaksaan sebagaimana yang diharapkan. Ia juga memberikan pokok penekanan tugas yang harus dilakukan, di antaranya melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan pengendaliaan pelaksanaan pengawasan atas kinerja dan keuangan.

Serta pelaksanaan pengawasan terhadap disiplin pegawai Kejaksaan pada satuan kerja di wilayah hukum Kejati Sulteng, serta melaksanakan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Kajati sesuai dengan perundang-undangan dan ketentuan peraturan.

Selain itu, tugas dan fungsi kejaksaan dalam bidang intelijen di wilayah kukum Kejati Sulteng meliputi kegiatan intelijen dan operasi intelijen, serta pengawalan dan pengamanan pemerintahan dan pembangunan proyek yang bersifat strategis, baik nasional maupun daerah, untuk mendukung penegakan hukum di bidang ideologi, politik dan pertahanan keamanan, sosial, budaya dan kemasyarakatan, ekonomi dan keuangan, pengamanan pembangunan strategis, teknologi informasi dan produksi intelijen serta penerangan hukum.

“Saya ingin mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik, sumpah (jabatan) menandakan adanya kewajiban yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, yang kelak akan dimintakan pertanggungjawaban,” tekan Kajati. MBH

Pos terkait