KBIHU Babussalam Tuntaskan Manasik Haji

Foto bersama usai penutupan manasik haji 2026 M/1447 M, oleh KBIHU Menara Babussalam, di Palu, Minggu (12/4/2026). FOTO: IMAM EL ABRAR/MS

PALU, MERCUSUAR – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Menara Babussalam menuntaskan pelaksanaan Manasik Haji 2026 M/1447 H, melalui pertemuan ke-30 manasik, di Asrama Haji transit Palu, Minggu (12/4/2026).

Pada keberangkatan haji tahun ini, KBIHU Menara Babussalam membina ratusan jemaah, yang berasal dari berbagai daerah di Sulteng. Para jemaah tergabung dalam kloter 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-9).

“Saya berharap dan memohon kepada para jemaah untuk menjaga kesehatannya, agar mampu mengikuti seluruh prosesi ibadah haji nanti. Karena ini bukan ibadah doa, tetapi ini adalah ibadah fisik,” ujar Pimpinan KBIHU Menara Babussalam, H. Mustamin Umar.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulteng, H. Muchlis Aseng menyampaikan apresiasi kepada KBIHU Menara Babussalam, atas partisipasi pembinaan jemaah.

“Terima kasih kepada KBIHU Babussalam atas partisipasinya ikut membina. Secara keseluruhan tanggung jawab pembinaan ini ada pada Kementerian Haji dan Umrah, tapi negara mengatur ada mitra yakni KBIHU. Babussalam luar biasa, selama ini kita tahu termasuk paling banyak membina calon jemaah haji. Terima kasih kepada H. Mustamin Umar bersama seluruh jajarannya, Insyaallah apa yang sudah diberikan kepada jemaah menjadi amal jariyah,” tutur Muchlis.

Ia juga menyampaikan arahan kepada para jemaah yang akan berangkat tahun ini. Menurutnya, ada beberapa langkah yang menjadi perhatian jemaah untuk meraih predikat haji mabrur.

“Pertama, luruskan niat, hanya semata-mata karena Allah. Jangan berniat yang lain-lain. Kalau kita berniat hanya karena Allah, pulang haji tidak dipanggil Pak Haji atau Bu Hajjah kita tidak marah, karena bukan gelar itu yang kita ingin dapatkan, tetapi haji mabrur dan Allah memuliakan kita,” ujar Muchlis.

Poin lainnya, lanjut Muchlis adalah melegalkan harta, meluaskan ilmu, melapangkan dada, dan lincah dalam beribadah.

Program manasik haji KBIHU Menara Babussalam 2026 M/1447 H secara resmi ditutup oleh Gubernur Sulteng yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulteng, Rustam Arifuddin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan manasik merupakan persiapan bagi jemaah agar mampu melaksanakan ibadah haji dengan tertib dan sesuai dengan tuntunan syariah.

“Bekal yang diperoleh selama manasik diharapkan menjadi pedoman yang kuat dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di tanah suci,” kata Rustam.

Ia juga berpesan agar jemaah terus menjaga kesehatan, memperkuat niat, serta menjaga kekompakan dan kebersamaan selama menjalankan ibadah haji. IEA

Pos terkait