TOLITOLI, MERCUSUAR – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng menggiatkan program Sapa Jemaah Haji (SJH), di berbagai daerah di Provinsi Sulteng.
Terbaru, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umra (PHU) Kanwil Kemenag Sulteng, melaksanakan program tersebut di Kabupaten Tolitoli dan Buol pada 8-9 Maret 2022.
“Saat ini kami sedang melaksanakan Sapa Jemaah Haji di Tolitoli dan Buol selama dua hari,” kata Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulteng, H. Lutfi Yunus, saat dihubungi, Rabu (9/3/2022).
Lutfi menjelaskan, SJH merupakan salah satu inovasi dan program prioritas dari Kemenag, yang turut disesuaikan dengan program revitalisasi Masjid.
“Jadi, turut memanfaatkan Masjid untuk menyampaikan pesan-pesan terkait ibadah Haji,” ujar Lutfi.
Direktur Jenderal PHU Kemenag RI, Hilman Latief menjelaskan, program SJH yang ditujukan kepada masyarakat atau calon jemaah Haji dalam masa tunggu, dapat menjadi sarana informasi dan edukasi kepada jemaah haji.
Dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Hilman menyebutkan, dalam program tersebut para calon jemaah yang masih menunggu keberangkatan akan disapa, dan diberikan pembinaan terkait informasi-informasi seputar ibadah Haji.
“Kita tidak bisa membiarkan jemaah menunggu begitu saja, kita sapa maksudnya kita beri pembinaan, menginformasikan serta mengedukasi jemaah. Dilihat dari jumlah jemaah yang mendaftar semakin banyak, tentu masa tunggu juga semakin lama dan saat ini masa tunggu terlama mencapai 46 tahun, sedangkan masa tunggu nasional rata-rata 26 tahun, tentu kita tidak bisa hanya membiarkan jemaah begitu saja sampai mereka berangkat, perlu kita sapa,” terang Hilman, di sebuah kesempatan, baru-baru ini. IEA