Kemenag Sulteng Kembali Utus Dai ke Wilayah 3T

Junaidin

PALU, MERCUSUAR – Momentum bulan Ramadan tahun ini kembali dimanfaatkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, untuk menjalankan program mengutus dai ke wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Junaidin, di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2026) menyebut, pihaknya sedang mempersiapkan pelaksanaan program tersebut untuk tahun ini, yang nantinya akan menyasar sejumlah lokasi di Kabupaten Sigi.

“Tahun ini, Insyaallah, kami akan menurunkan 4 atau 5 orang dai yang menyasar Kabupaten Sigi. Pada tahun sebelumnya di wilayah Kabupaten Donggala,” kata Junaidin.

Terkait penempatan para dai nantinya, Junaidin menyebut hal itu masih menunggu hasil survei yang dilaksanakan Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Sulteng. Lokasi penempatan, kata dia, merupakan wilayah yang dinilai perlu mendapatkan sentuhan-sentuhan dakwah oleh para dai.

Pengutusan dai ke wilayah 3T merupakan program Kemenag secara nasional yang telah berjalan sejak tahun 2022, dengan jumlah dai yang meningkat setiap tahun. Pada tahun 2025, program tersebut secara nasional melibatkan sekira 1.000 dai ke 198 wilayah 3T di 38 Provinsi.

Tujuannya, untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan literasi keagamaan, dan bimbingan bagi masyarakat Muslim, khususnya yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap dakwah Islam.

“Momen Ramadan ini menjadi penting untuk mensyiarkan agama melalui peran dai di wilayah 3T,” tandas Junaidin. IEA

Pos terkait