Kurikulum Berbasis Cinta, Implementasi Penuh di Tahun Ajaran Baru

Muh. Syamsu Nursi

PALU, MERCUSUAR – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi mengatakan pihaknya menargetkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) secara penuh pada tahun ajaran baru 2026/2027 mendatang.

Terkait hal itu, kata Syamsu kepada Mercusuar, baru-baru ini, sejumlah madrasah telah melaksanakan secara penuh kegiatan persiapan, baik sosialisasi, workshop, maupun pelatihan kepada seluruh perangkat madrasah, khususnya guru.

“Kami memantau di madrasah, khususnya negeri, sudah hampir 100 persen sosialisasi bersama guru-guru, workshop maupun pelatihan. Di tahun ajaran baru nanti sudah wajib 100 persen (diimplementasikan) di seluruh madrasah,” tutur Syamsu.

Ia menjelaskan, KBC bukanlah bentuk baru yang menggantikan kurikulum yang saat ini digunakan. KBC mengintegrasikan muatan Panca (lima) Cinta ke dalam kurikulum yang sudah ada.

“Sebenarnya ini bukan kurikulum baru, tetap Kurikulum Merdeka atau K13 yang digunakan. Cuma disandingkan ada muatan-muatan cinta di dalamnya. Ada lima atau Panca Cinta, yakni cinta kepada Allah SWT dan Rasul, cinta kepada ilmu, cinta terhadap sesama manusia, cinta kepada lingkungan, dan cinta kepada bangsa dan tanah air,” jelas Syamsu.

Menurutnya, tujuan utama penerapan KBC adalah untuk mengembalikan ruh pendidikan, yang diharapkan dapat mencegah adanya tindakan negatif para peserta didik, utamanya kekerasan dan perundungan, karena adanya penanaman dan penguatan nilai-nilai kasih sayang. IEA

Pos terkait