PALU, MERCUSUAR – Buku Posko Milenium Palu Bangkit yang ditulis wartawan Mercusuar, Jefrianto rencananya dilaunching di Milenium, Jalan Emmy Saelan nanti malam, Rabu (14/10). Peluncuran buku itu sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun ke-52 Wijaya Chandra.
Ko Awi, panggilan akrab Wijaya Chandra menjelaskan, buku setebal 156 halaman itu diterbitkan Inteligensia Media, Malang. Isi buku itu menceritakan kisah, kesaksian, dan dokumentasi dari penanganan para korban bencana, gempa, tsunami, dan likuefaksi, 28 September 2018.
Di awal terjadinya bencana itu, semua orang menjadi panik. Ada yang kehilangan keluarga, kehilangan tempat tinggal, dan lainnya. Di tengah kondisi seperti itu, ruangan kecil di Milenium dijadikan tempat pelayanan.
Didukung sejumlah sukarelawan, Milenium kemudian dijadikan tempat penyaluran bantuan dan akhirnya dijadikan sebagai Posko. Akhirnya tempat ini menjadi titik temu uluran tangan banyak orang untuk membantu para korban bencana.
Dalam buku ini merangkum 10 babak perjalanan solidaritas tersebut. Mulai dari mendirikan dapur umum sampai dengan mendirikan hunian sementara sampai ke hunian tetap. Malahan termuat pula kisah-kisah menarik yang layak untuk terus dikenang.
Karenanya, buku ini merupakan sebuah catatan tentang bagaimana kemanusiaan bekerja ketika Negara belum sempat hadir sepenuhnya. Dan, bagaimana totalitas kecil dari banyak orang bisa menjadi kekuatan besar untuk bangkit. Itulah gambaran Posko Milenium Palu Bangkit.
Sebelum buku ini terbit, sudah didahului dengan buku Wijaya Chandra Pengusaha di Jalan Kemanusiaan yang juga ditulis wartawan Mercusuar, Tasman Banto. Buku itu juga sekaligus untuk dilaunching di HUT-ke52 Ko Awi.
Buku itu menggambarkan bagaimana kiprah Ko Awi sebagai pengusaha, namun lebih menonjol di kegiatan sosialnya.MAN






