PALU, MERCUSUAR – Panitia pelaksana Paskah Nasional VI terus mematangkan persiapan menuju puncak acara, yang diagendakan pada 24—26 April 2026 mendatang, di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.
Hal itu dtitegaskan Ketua Panitia Umum Paskah Nasional Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), Letnan Kolonel Dr. Alberth D. Sarimin, saat menggelar konperensi pers di sekretariat panitia, kompleks SMA Bala Keselamatan Kota Palu, Senin (23/2/2026).
Di hadapan sejumlah wartawan, pemimpin Gereja Bala Keselamatan itu menegaskan kalau Sulteng ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan berdasarkan keputusan delapan Aras Gereja Nasional yang tergabung di dalam FUKRI, yakni PGI, KWI, PGLII, PGPI, PBI, GMAHK, GBK, dan Gereja Ortodoks, yang ditetapkan di Jakarta pada 25 Agustus 2025, dan dituangkan dalam surat penunjukan.
“Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah yang kelima dalam gelaran Paskah Nasional, yang dimulakan pada tahun 2020 silam. Kebetulan, di tahun ini, di Sulteng, Gereja Bala Keselamatan ditunjuk menjadi panitianya,” urai Alberth.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Samuel Yansen Pongi mengatakan hingga saat ini kesiapan panitia sudah mencapai 80 persen. Termasuk kesiapan tempat di dua daerah, yakni Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Selain itu, juga terkait dengan pendanaan.
“Untuk kegiatannya cukup banyak, menghadirkan 20 ribu jemaat. Ada seminar, bakti sosial dan juga beberapa kegiatan remaja, pemuda dan orang tua. Perayaan puncak akan digelar di Kabupaten Sigi,” urai Samuel yang juga Wakil Bupati Sigi.
Samuel megugkapkan pihaknya juga telah melaksanakan audiens dengan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid. Menurut Samuel, Gubernur telah menegaskan akan membantu penuh kegiatan keagamaan berskala nasional itu. Termasuk di dalamnya, soal penyambutan para tamu dari seluruh Indonesia.
“Kita doakan bersama, kegiatan keagamaan yang menyedot ribuan jemaat se-Indonesia ini sukses, dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah Sulteng,” tutupnya. MBH






