Pascabanjir, Warga Banyak Menderita ISPA

HLL-e67c1d46
Salah seorang tenaga kesehatan sedang mengobati pengungsi yang ada di Dusun II, Desa Torue, Minggu (31/7/2022). FOTO: FATHIA/MS

PARIGI, MERCUSUAR – Pascabencana banjir, yang melanda Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), banyak warga menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, serta gatal-gatal.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parmout, Elen Nelwan, kepada media ini Selasa (2/8/2022) kemarin. Menurutnya, saat ini banyak warga yang terdampak datang untuk berobat ke posko kesehatan yang dibuat di lokasi banjir.

Di mana kata dia, rata-rata warga yang datang mengeluhkan sakit saluran pernapasan, serta gatal-gatal dan juga sakit tenggorokan dan batuk. Dari enam posko yang dibuat kata dia, hampir setiap hari banyak masyarakat yang datang berobat.

Hal itu kata dia, disebabkan pasca banjir lingkungan tempat tinggal berdebu, akibat material yang dibawah oleh banjir, belum lagi masih kurangnya air bersih.

“Banyak yang datang berobat dengan keluhan batuk dan juga sesak napas dan gatal-gatal,” ujarnya.

Olehnya itu, pihaknya mengaku dari enam posko, satu posko diperuntuhkan untuk melayani selama satu kali 24 jam. Untuk saat ini, pihaknya menurunkan 125 tenaga kesehatan sudah termasuk, dokter, bidan, perawat serta tenaga kesehatan lainya.

Pihaknya juga mengaku sangat terbantu dengan bantuan tenaga kesehatan dari Kabupaten Sigi dan propinsi, serta bantuan dari tenaga kesehatan dari puskesmas yang ada.

Pos terkait