PALU, MERCUSUAR – Pasien positif Covid-19 yang meninggal di Provinsi Sulteng mencapai jumlah 250 orang, menyusul meninggalnya satu pasien asal Kabupaten Morowali Utara (Morut), Kamis (25/2/2021).
Rincian ke 250 orang yang meninggal di Sulteng, yakni Kota Palu sebanyak 75 orang; Kabupaten Banggai 36 orang; Poso 31 orang; Tolitoli dan Morowali masing-masing 23 orang; Sigi 13 orang; Kabupaten Donggala, Parigi Moutong (Parmout) dan Kabupaten Morut masing-masing 10 orang. Kemudian, Kabupaten Tojo Unauna (Touna) delapan orang; Banggai Kepulauan (Bangkep) enam orang; Buol tiga orang; serta Kabupaten Banggai Laut (Balut) dua orang.
SEMBUH 181 PASIEN, KASUS BARU 67
Sementara positif Covid-19 yang sembuh bertambah 181 pasien, sehingga totalnya saat ini 8.128 pasien. Pasien dinyatakan sembuh tersebut berasal dari delapan daerah, yakni Kota Palu 43 sebanyak 43 pasien; Kabupaten Parmout 61 pasien; Poso 39 pasien; Touna 14 pasien; Morut 11 pasien; Banggai tujuh pasien; Sigi lima pasien dan Kabupaten Morowali satu poasien.
Demikian positif Covid-19 yang baru, juga turut mengalami penambahan 67 kasus, hingga totalnya menjadi 9.981 kasus. Ke 67 kasus itu berasal dari delapan daerah, meliputi Kota Palu sebanyak enam kasus, Kabupaten Parmout dan Banggai masing-masing 14 kasus; Morut 13 kasus; Poso delapan kasus; Sigi tujuh kasus; Touna tiga kasus; serta Kabupaten Buol dua kasus baru.
1.503 PERAWATAN
Jumlah 9.981 kasus dan 8.128 sembuh serta 250 meninggal dunia, maka pasien Covid-19 yang menjalani perawatan sebanyak 1.503 pasien. Ke 1.503 pasien tersebut tersebar di seluruh daerah di Sulteng.
Demikian data yang dirilis di laman resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng per Kamis 25 Februari 2021 pukul 15.00 Wita.
Rincian ke 1.503 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan, yakni Kota Palu sebanyak 231 pasien, dirawat di RSUD Madani dan RS Samaritan masing-masing sebanyak 14 pasien, Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura 27 pasien, RSUD Undata 16 pasien, RS Darurat Provinsi Sulteng tujuh pasien, RS Bhayangkara Palu sembilan pasien, RS Woodward 18 pasien, RS Budi Agung lima pasien, serta 124 pasien karantina mandiri.
Kabupaten Banggai 64 pasien, tujuh pasien menjalani perawatan di RSUD Luwuk dan 57 pasien karantina mandiri. Kabupaten Donggala 166 pasien, menjalani perawatan di RSUD Pratama Tambu delapan pasien, RSU Anutapura, RSUD Madani dan RSUD Kabelota masing-masing dua pasien, RSUD Undata satu pasien, serta 151 pasien karatina mandiri. Kabupaten Tolitoli 116 pasien, menjalani perawatan di RSUD Mokopido 16 pasien, RSUD Madani dua pasien dan 98 pasien lainnya karantina mandiri.
Kabupaten Touna 54 pasien, menjalani perawatan di RSUD Ampana dua pasien, sedangkan 52 pasien karantina mandiri. Kabupaten Bangkep tiga pasien, semuanya karantina mandiri. Kabupaten Buol 20 pasien, menjalani perawatan di RSUD Mokoyurli empat pasien dan 16 pasien lainnya karantina mandiri.
Kemudian, Kabupaten Balut dua pasien, masing-masing menjalani perawatan di RSUD Banggai dan RSUD Madani. Kabupaten Morut 99 pasien, menjalani perawatan di RSUD Kolonodale sebanyak enam pasien, sedangkan karantina mandiri 93 pasien. Kabupaten Morowali 294 pasien, menjalani perawatan di RSUD Morowali 13 pasien, RSUD Undata satu pasien, serta 280 pasien karantina mandiri.
Sementara Kabupaten Sigi 44 pasien, menjalani perawatan di RSUD Undata, RSUD Madani dan RSU Anutapura masing-masing satu pasien, RSUD Torabelo lima pasien, serta 36 pasien karantina mandiri.
Kabupaten Parmout 154 pasien, menjalani perawatan di RSUD Anuntaloko dua pasien dan 152 pasien karantina mandiri. Kabupaten Poso 256 pasien, dirawat di RSUD Poso tiga pasien, RSUD Madani satu pasien dan 252 pasien karantina mandiri. AGK