PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Pawai Ogoh-ogoh digelar di sepanjang jalan Trans Sulawesi Desa Tolai Induk Kecamatan Torue, Rabu (18/3/2026), menyambut datangnya Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 148.
Sebanyak 22 Ogoh-ogoh diarak sepanjang 7 kilometer, ditonton ribuan warga yang memadati tepian jalan. Pawai tersebut dilepas oleh Bupati Parmout, Erwin Burase didampingi Kapolres Parmout, AKBP Dr Hendrawan Agustian Nugraha.
Pemandu kegiatan, Dewa Putu Suka menyebut pawai Ogoh-ogoh adalah ritual wajib dilaksanakan, dalam menyambut Hari Raya Nyepi, sebelum digelarnya ritual Tapa Bhrata Penyepian. Ogoh-ogoh diarak keliling kampung lalu dimusnahkan saat senja.
“Ogoh-ogoh yang diarak ini berasal dari 10 adat yang ada di Pura Purnasadha Tolai, dilepas usai umat Islam menjalankan salat asar,” ujar Dewa Putu Suka.
Tokoh Hindu di Parmout itu menjelaskan, ritual Ogoh-ogoh adalah tradisi pawai patung raksasa simbol Bhuta Kala atau kekuatan negatif, yang diadakan umat Hindu Bali pada malam Pangrupukan, sehari sebelum Nyepi. Ogoh-ogoh yang berbentuk menyeramkan diarak keliling desa, digoyangkan, lalu dibakar sebagai simbol penyucian diri dan pengusiran energi buruk sebelum memasuki hari suci Nyepi.
Kapolres Parmout, AKBP Dr Hendrawan menekankan pentingnya untuk saling menghargai, menjaga kerukungan, sehingga tercipta harmoni kehidupan yang indah, dan membuat suasana nyaman dan tentram.
“Patuhi semua aturan yang ditetapkan oleh panitia dan juga pemerintah. Mari kita jaga agar Parigi Moutong tetap tertib, dan menjadi tempat ternyaman untuk semua warga,” kata Hendrawan.
Sementara Bupati Parmout, Erwin Burase dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pawai Ogoh-ogoh. Hal itu karena selain bagian terpenting dalam ritual keagamaan, juga menjadi salah satu daya tarik wisata. Ia menyebut, ritual tersebut akan menjadi salah satu sumber PAD Kabupaten Parmout.
“Saya dengar, bahwa penontonnya bukan hanya dari Parigi Moutong saja, kabupaten lain juga ada yang sengaja datang menonton. Ini, kan, salah satu potensi. Maka Insyaallah, ini akan kami kembangkan lagi,” pungkas Erwin. MBH






