Penanggulangan Terorisme di Sulteng – Wagub Dorong Pendekatan Lunak

FOTO WAGUB

PALU, MERCUSUAR – Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Rusli Dg Palabbi mendorong pendekatan lunak dalam mitigasi terorisme.

Demikian penyusunan program supaya lebih tepat sasaran guna menyelamatkan generasi bangsa, karena pola-pola yang dilakukan pelaku teror untuk meregenerasi jaringannya semakin pesat.

“Harapan Saya program akan lebih efektif dalam rangka menyelamatkan generasi bangsa melalui upaya internalisasi, memberdayakan dan merangkul mereka supaya kembali ke jalan yang benar,” kata Wagub saat rapat evaluasi rencana aksi sinergisitas antarkementerian/lembaga program penanggulangan terorisme di Sulteng Tahun 2020 yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Santika Hotel, Jumat (9/10/2020).

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Sulteng, Fachrudin Yambas yang juga Plh Kepala Satgas melaporkan bahwa keterlibatan kementerian dan lembaga negara terus meningkat belakangan ini.

Awal program pada tahun 2018, katanya, hanya 18 kementerian dan lembaga yang ikut serta menaggulangi terorisme. Kemudian tahun 2019 bertambah jadi 36 kementerian dan lembaga, sedangkan tahun 2020 bertambah menjadi 38 kementerian dan lembaga.

“Satgas menyasar lima wilayah kabupaten/kota di Sulteng sebagai fokus program, yaitu Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Poso, Tojo Unauna dan Morowali Utara,” ujar Fachrudin.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Satgas, lanjutnya, seperti pembangunan infrastruktur rusunawa, sarana MCK dan perbaikan jalan yang sifatnya fisik. Selain itu, pemberdayaan sosial ekonomi yang sifatnya nonfisik kepada eks napi teroris (Napiter) maupun keluarga napiter. “Hari ini akan dilakukan evaluasi dan pemetaan agar ada usulan-usulan untuk meningkatkan hasil-hasil program selanjutnya,” jelasnya. BOB

Pos terkait