Pengurus DWP Kemenag se-Sulteng Dikukuhkan

Prosesi pengukuhan pengurus DWP Kemenag se-Sulteng, Jumat (13/2/2026). FOTO: IST.

PALU, MERCUSUAR – Jajaran Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) se-Provinsi Sulteng masa bakti 2024—2029, dikukuhkan oleh Ketua DWP Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulteng, Sandra, di aula Kanwil Kemenag Sulteng, Jumat (13/2/2026).

Dalam arahannya, Sandra menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi antarpengurus. Ia menekankan, DWP memiliki peran strategis dalam mendukung tugas suami sebagai aparatur pemerintah, sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.

“Mari kita hadirkan program-program inovatif dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas,” ujar Sandra.

Ia juga mengajak seluruh pengurus, untuk menjadikan DWP sebagai wadah meningkatkan kapasitas diri, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.

“Jadikan organisasi ini semakin solid, profesional, dan berdampak positif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Sulteng, Dr. H. Junaidin menegaskan momentum pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan peran strategis DWP sebagai mitra resmi aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag.

“Ini adalah posisi strategis yang harus kita pahami bersama. Bukan hanya seremoni, tapi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendukung tugas dan fungsi Kementerian Agama,” ujar Junaidin.

Ia mengingatkan pesan Menteri Agama, agar para suami memberikan ruang seluas-luasnya bagi keterlibatan istri melalui organisasi DWP. Menurutnya, kesuksesan seorang suami dalam pengabdian sebagai aparatur negara tidak lepas dari peran aktif istri yang mendampingi, memotivasi, dan mendoakan.

“Jangan pernah bosan mengingatkan suami untuk bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Pengabdian kita di Kemenag bukan pengabdian kosong, apalagi atribut agama melekat di pundak kita. Nilai-nilai agama ini harus membingkai persaudaraan kita, termasuk para ibu yang tergabung dalam DWP,” tandas Junaidin. */IEA

Pos terkait