PPDM Unisa-Unismuh Palu, Bangun Ekonomi Kreatif Warga Salubomba

  • Whatsapp
PPDM-3a233943
Penyerahan bantuan alat adonan bakso ikan, dari Ketua Tim Pelaksana PPDM Unisa-Unismuh Palu, kepada salah satu kelompok masyarakat di Desa Salubomba.///FOTO: IST.

PALU, MERCUSUAR – Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang dilaksanakan oleh tim asal Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, telah memasuki tahun ketiga atau tahun terakhir.

Melalui program tersebut, tim pelaksana yang terdiri dari Dr. Sitti Sabariyah, M.Si. (Ketua), Marjun, S.E., M.M. (Unisa), Septriani (Unisa), dan Drs. Muhammad Jufri, M.Si, M.Kes (Unismuh) tersebut, membangun ekonomi kreatif warga di Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala.

Berita Terkait

Ketua Tim Pelaksana, Sitti Sabariyah, kepada media ini, di Palu, (Jumat (23/9/2022) menjelaskan, PPDM merupakan salah satu program pengabdian masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendibud Ristek).

Kegiatan yang dijalani oleh tim dari Unisa dan Unismuh Palu tersebut, terdiri dari 3 bidang kegiatan, yakni budi daya lebah, pengolahan ikan terpadu, dan pengolahan arang tempurung dan briket.

Pada bidang budi daya lebah, tim tersebut membina beberapa kelompok, yaitu kelompok PPDM yang diberi nama Berdaya dengan 30 kotak keloni, kelompok dari PKBM dengan nama Barokah dengan 25 kotak keloni, dan kelompok PKM yang memiliki 25 kotak keloni.

Pada bidang pengolahan ikan terpadu, tim bersama warga mengembangkan beberapa jenis kegiatan yang meliputi pelatihan pembuatan bakso dan somai ikan, abon ikan, naget ikat, dan krispi ikan teri (rono).

“Kegiatan pengolahan ikan perpadu ini bekerja sama dengan Rumah Makan Nadia,” kata Sabariyah.

Ia mengungkapkan, melalui program tersebut telah diserahkan beberapa bantuan peralatan, yang meliputi 1 unit alat pemeras madu dan beberapa alat panen. Sedangkan kelompok olahan ikan di antaranya telah diserahkan 1 unit pembuat adonan bakso, somai dan alat pencacah danging ikan.

Ketua LPPM Unisa, Abd. Kadir mengatakan, usaha budi daya lebah merupakan salah bentuk kegiatan PPDM yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat atau anggota kelompok.

“Diupayakan semua desa tempat pengabdian dan kelompok yang telah dapat bantauan tetap dibina, dengan harapan usaha mereka berkelanjutan untuk mencapai masyarakat mandiri, yang muaranya desa semakin maju dan mandiri,” kata Abd. Kadir.

Baca Juga