Realisasi Investasi Sulteng Peringkat Kedelapan

HLL-53ed87c7
FOTO: Gubernur bersama jajarannya, saat mengikuti acara pemberian penghargaan, atas capaian realisasi investasi tahun 2021 secara virtual, dari ruang kerja gubernur, Rabu (16/2/2022). FOTO: HUMAS PEMPROV

PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura, didampingi Kadis DPMPST, Rivani, Kepala Bappeda, Sandra Tobondo, dan Tim Ahli Gubernur, Ronny Tanusaputra, mengikuti pemberian penghargaan atas capaian realisasi investasi tahun 2021 kepada pemerintah daerah secara virtual, dari ruang kerja Gubernur, Rabu (16/2/2022).

Penghargaan atas capaian realisasi investasi tahun 2021, diserahkan langsung Menteri Investasi dan BPKM RI, Bahlil Lahadalia, bersama Sekretaris Kemendagri, Suhajar Diantoro.

Pada pemberian pengharaan realisasi investasi tersebut, Provinsi Sulteng berada pada peringkat kedelapan realisasi investasi, dari 34 provinsi di Indonesia. Sedangkan Kabupaten Morowali masuk peringkat keempat realisasi terbesar investasi terbesar, di tingkat kabupaten dan kota.

Pada kesempatan tersebut, gubernur menyampaikan, realisasi investasi Sulteng dari target Rp31,45 triliun, dapat tercapai sebesar Rp42 triliun lebih.

Gubernur mengatakan, melalui kebijakan terhadap investasi nasional untuk melibatkan pengusaha daerah, maka pengusaha daerah harus meningkatkan kapasitasnya untuk bisa berperan dalam pengelolaan potensi daerah, melalui investasi yang ada di daerah Sulteng.

“Pengusaha juga harus mampu mengambil peran untuk mempersiapkan Sulteng sebagai daerah penyangga ibu kota negara baru,” kata gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Investasi dan BKPM RI, Bahlil Lahadalia menyampaikan, target investasi nasional di tahun 2021 sebesar Rp900 triliun dan dapat tercapai sebesar Rp901 triliun, serta bisa menyerap sebanyak 1,2 juta tenaga kerja.

Bahlil juga menyampaikan, investasi yang ada di daerah saat ini, wajib bekerja sama dengan pengusaha yang ada di daerah, dengan tujuan ke depan diharapkan lahir pengusaha-pengusaha daerah yang besar.

“Target investasi tahun 2022 sebesar Rp1.200 triliun, dengan konsep transformasi ekonomi industri sektor primer dan hilirisasi, dan meningkatkan peran UMKM serta peran perusahaan daerah harus ditingkatkan,” kata Bahlil.

Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota, bersama Kementerian Investasi dan BKPM, yang telah dapat merealisasikan target investasi sebesar Rp901 triliun. */IEA

Pos terkait