PALU, MERCUSUAR – 1316 wisudawan Universitas Tadulako (Untad), mengikuti pelaksanaan wisuda ke-111, Kamis (17/3/2022). Wisuda yang digelar dalam dua sesi di Lapangan Upacara Untad ini, dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid -19 secara ketat.
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP, saat menyampaikan pesan almamater mengatakan, pada pelaksanaan wisuda kali ini, 80 persen wisudawan merupakan lulusan dengan lama studi antara 4 – 5 tahun. Lulusan dengan lama studi 6 – 7 tahun kata dia, dari beberapa pelaksanaan wisuda terakhir, semakin menurun.
“Kita sangat menginginkan masa studi anak-anak kita tidak sampai 6 – 7 tahun. Saya mengucapkan terima kasih kepada fakultas, jurusan dan program studi, yang telah memfasilitasi anak-anak kita, untuk cepat menyelesaikan studi,” ujarnya.
Rektor juga meminta fakultas untuk mengimbau dosen yang ditunjuk sebagai pembimbing tugas akhir mahasiswa, agar tidak berlama-lama membimbing mahasiswa. Pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Untad, atas kerja sama dan penyamaan persepsi, atas tugas dan tanggung jawab untuk meningkatkan jumlah lulusan.
Pihaknya juga berpesan kepada para wisudawan, agar tetap menjaga nama baik almamater.
“Satu harapan kami, kabari kami jika ananda berhasil di luar, karena indikator keberhasilan universitas ini adalah selain jumlah lulusan, juga keberhasilan ananda sekalian di dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulteng diwakili Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Farida Lamarauna mengatakan, sebagai generasi intelektual, sarjana memiliki konsekuensi moral di masyarakat, sebagai pribadi yang dinilai memiliki kelebihan, baik dari segi keilmuan, moral, maupun etika. Untuk itu, pihaknya meminta agar para wisudawan dapat cerdas dalam mengoptimalkan keterampilan yang dimiliki, serta memiliki etos kerja dan mampu menangkap peluang. JEF