Rizal Ajak Anggota LTKL Menjaga Kelestarian Hutan

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae (kedua dari kanan) saat membuka acara Sustainable District Outlook LTKL, di Serang, Provinsi Banten, Kamis (28/8/2025). FOTO: DOK. PROKOPIM PEMKAB SIGI

SERANG, MERCUSUAR – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) membuka kegiatan Sustainable District Outlook (SDO) 2025, di Serang, Provinsi Banten, Kamis (28/8/2025).

Acara yang mengusung tema “Kabupaten Bergerak: Inovasi Menuju Masa Depan Lestari dan Berdaya”, menghadirkan diskusi tematik seputar kedaulatan pangan berkelanjutan, strategi adaptif menghadapi bencana hidrometeorologi, serta ekonomi lokal berbasis alam.

Inovasi-inovasi tersebut dibahas bersama pemerintah daerah, mitra strategis, akademisi, pelaku usaha, masyarakat sipil, hingga generasi muda yang menjadi penggerak penting transformasi di tingkat kabupaten.

Acara SDO 2025 dihadiri oleh para Bupati anggota LTKL, Dewan Penasihat LTKL, Kepala Sekretariat LTKL, Kepala BTNLL, mitra strategis LTKL, akademisi, media nasional serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Rizal menyampaikan kegiatan tersebut merupakan ajang bagi kabupaten anggota LTKL untuk menampilkan capaian pembelajaran, serta sinyal perubahan menuju visi Kabupaten Lestari dan Mandiri 2030.

Rizal juga menegaskan pentingnya kerja sama antarkabupaten anggota beserta mitra strategis, untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Sebagai Ketua Umum LTKL, saya memandang amanah ini sebagai tanggung jawab untuk memastikan seluruh kabupaten anggota, dapat bergerak bersama dengan para mitra dalam mendorong ekonomi hijau,” ujar Rizal.

Ia juga mengajak anggota LTKL untuk tumbuh lebih cepat demi kesejahteraan masyarakat, dengan tetap mempertahankan karakteristik daerah masing-masing, serta menjaga kelestarian hutan.

Rizal menekankan LTKL akan terus mendorong kolaborasi dengan mitra yang berinvestasi di sektor ekonomi hijau, agar dapat terjalin sinergi yang kuat dengan seluruh kabupaten anggota.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, untuk meneguhkan komitmen dalam membangun daerah lestari, yang tidak hanya mengedepankan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan,” tandasnya. */AJI

Pos terkait