SIGI,MERCUSUAR – Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Sigi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) mengajak warga untuk mengoptimalkan diversifikasi (penganekaragaman) konsumsi pangan local, seperti menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).
Demikian dikatakan Kepala DKPP Sigi, Rahmad Iqbal Nurkhalish pada wartawan Mercusuar, Jumat (11/12/2020).
Menurutnya, B2SA sama halnya dengan menu empat sehat lima sempurna.
Dijelaskannya, beragam artinya menu yang disajikan tidak berasal dari bahan yang sama, seperti sayuran jagung, perkedel jagung dan nasi jagung.
“Menu bergizi bukan dikategorikan dengan harga mahal, namun dengan harga murah akan tetapi bisa bergizi. Kalau tidak bisa membeli daging sapi bisa diganti dengan daging ayam atau ikan,” jelasnya.
Lanjut Iqbal, untuk menu seimbang adalah antara sayuran, lauk pauk dan minum bervariasi. Hal itu dilakukan agar tidak bosan, karena setiap menu memiliki kandungan protein dan gizinya masing-masing.
Ia menambahkan, untuk menu yang dikategorikan aman, yakni menu tersebut tidak mengandung pengawet dan zat kimia.
“Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang penganekaragaman pangan lokal,” ujarnya.
Dalam rangka mempercepat penganekaragaman pangan lokal, lanjut Iqbal, maka dapat memanfaatkan pekarangan rumah melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Sebab di Sigi ada beberapa paket KRPL dan kebun bibit Desa, dimana pengelolaannya melibatkan tim penggerak PKK sigi.
Untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan tim penggerak PKK, pihaknya terus melaksanakan sosialisasi tentang pengelolaan menu B2SA. “Tujuannya agar PKK dapat bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dalam memanfaatkan KRPL,” tutupnya. AJI