Aparat Polsek Bolano Lambunu Bubarkan Balapan Liar

Aparat Polsek Bolano Lambunu mengamankan beberapa remaja yang terlibat aksi balapan liar di salah satu ruas jalan desa. FOTO: HUMAS POLRES PARMOUT

PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Jajaran Polsek Bolano Lambunu melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku balapan liar pagi hari, di beberapa ruas jalan desa.

“Polisi melakukan tindakan tegas setelah menerima laporan dari masyarakat, yang mengaku resah dengan aksi balapan liar. Apalagi momen saat ini warga tengah beribadah puasa,” terang Kapolsek Bolano Lambunu, IPTU Nyoman Jayus Mulyawan, Minggu 22/2/2026).

Di antara ruas jalan yang dirazia adalah di Desa Sidomukti dan ruas jalan Desa Petunasugi. Dari lokasi tersebut, aparat mengamankan beberapa pengendara yang terlibat aksi balapan liar.

Petugas juga mendapati sejumlah pemuda berkumpul di sepanjang jalan Desa Petunasugi, lokasi yang selama ini kerap dikeluhkan warga karena suara bising knalpot dan aksi kebut-kebutan yang membahayakan.

Nyoman juga langsung memberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas kepada para remaja. Ia menegaskan bahwa balapan liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain, terlebih di bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif.

“Kami mengingatkan kepada seluruh anak muda agar tidak melakukan balapan liar, tidak menggunakan knalpot bogar yang mengganggu kenyamanan warga, serta bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama bulan Ramadan. Polisi akan terus hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Berdasarkan analisis kepolisian, aksi balapan liar di wilayah Desa Sidomukti dan Petunasugi kerap terjadi saat subuh hingga pagi hari selama Ramadan. Selain memicu kebisingan, aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta konflik sosial.

“Dalam pembinaan kepada remaja, kami menekankan bahwa dalam bulan puasa harusnya diisi dengan ibadah dan kegiatan yang bermanfaat, paling tidak untuk diri sendiri, bukan kemudian melakukan aksi yang justru merugikan diri sendiri dan orang lain,” tutup Jayus. MBH

Pos terkait