Patroli Blue Light, Aparat Polsek Torue Sisir Jalur Trans Sulawesi

Personel Polsek Torue melakukan patroli malam hari di sekitar Kecamatan Torue. FOTO: DOK POLSEK TORUE

PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Aparat dari Polsek Torue Polres Parigi Moutong (Parmout) menggiatkan patroli malam melalui kegiatan Blue Light Patrol, Sabtu (11/4/2026), dengan menyasar sejumlah titik rawan, mulai dari jalur utama Trans Sulawesi hingga kawasan pemukiman warga.

Kapolsek Torue, IPTU Ramlin menegaskan patroli tersebut merupakan langkah konkret kepolisian dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk tindak pidana pencurian, aksi premanisme, hingga pertikaian antarkelompok pemuda.

“Patroli Blue Light ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tujuannya jelas, untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada warga,” tegas Ramlin.

Ia juga menyoroti maraknya penyakit masyarakat yang kini menjadi perhatian serius, seperti judi daring dan penyalahgunaan narkoba yang menyasar kalangan generasi muda. Ramlin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Patroli yang dipimpin Aiptu I Made Merta Sudana bersama lima personel tersebut, menyisir sepanjang Jalan Trans Sulawesi di Desa Purwosari, Tolai Barat, hingga Desa Tolai. Selain itu, personel juga memantau area pemukiman, tempat berkumpulnya masyarakat, objek vital seperti SPBU, serta kompleks pasar yang berpotensi menjadi titik kerawanan gangguan kamtibmas.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua dan menyalakan lampu rotator biru khas kepolisian, Ramlin menyebut patroli tidak hanya bersifat preventif, namun juga memberikan efek psikologis bagi para pelaku kejahatan.

Petugas aktif menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta memberikan pembinaan langsung kepada para pemuda yang tengah berkumpul di malam hari.

Ia berharap situasi kamtibmas di wilayah Torue tetap aman, kondusif, dan terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa nyaman dan tenang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak terjerumus dalam praktik judi online maupun penyalahgunaan narkoba. Selain melanggar hukum, hal tersebut juga merusak masa depan,” tutupnya. MBH

Pos terkait