LOLU SELATAN, MERCUSUAR – Upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah terus digencarkan Polresta Palu. Kali ini, Ps. Kanit V/Eksus sekaligus Plh Kanit VI/PPA Satreskrim Polresta Palu, Ipda Qobitin Rosa, bersama Ipda Aziz, menghadiri undangan sebagai pembina upacara di SDN Inpres 5 Lolu, Jalan Tanjung Tada, Kota Palu, Senin (9/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ipda Qobitin Rosa bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada para siswa mengenai pentingnya sosialisasi anti penindasan (bullying) sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah dasar.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya sikap saling menghormati, saling melindungi, serta membangun pertemanan yang sehat dan beretika dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pendidikan karakter sejak dini menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tindakan perundungan.
“Pencegahan bullying harus dimulai dari usia dini. Anak-anak perlu dibiasakan untuk saling menghormati, tidak melakukan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, serta berani melaporkan jika melihat atau mengalami penindasan,” ujar Ipda Qobitin Rosa di hadapan para siswa.
Ia juga menegaskan peran guru dan lingkungan sekolah sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian sangat dibutuhkan agar bullying bisa dicegah sejak awal,” tambahnya.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan tenaga pendidik terhadap bahaya bullying, sekaligus menumbuhkan budaya saling menghargai, asih asuh, dan kepedulian dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan sekolah dasar. IKI






