Pemberantasan Narkoba Harus Diupayakan Bersama

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Touna, Alfian Matajeng saat memaparkan bahaya narkoba, di salah satu hotel di Ampana Kota, Rabu (12/6/2024). FOTO: IST.

TOJO UNAUNA, MERCUSUAR – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Unauna (Touna), AKBP Djohansah Rahman membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) pemetaan program pemberdayaan masyarakat, di salah satu hotel di Ampana Kota, Rabu (12/6/2024).

Dalam sambutannya, Djohansah menyampaikan upaya penanggulangan dan tindak lanjut terkait peredaran narkoba, baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Touna, serta pada sektor pendidikan.

“Kalau cuma kami dari pihak BNN belum bisa melakukan dengan semaksimal mungkin, karena sampai hari ini masih banyak masyarakat di daerah ini yang berminat terhadap barang haram tersebut,” kata Djohansah.

Olehnya itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi narkoba, dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait akibat kecanduan narkoba dan tidak terpengaruh narkoba.

“Sementara Presiden RI sudah mengeluarkan SK secara nasional. Olehnya segala kegiatan yang berkaitan dengan narkoba itu kami upload dan kami kirim ke pusat. Alhamdulilah, Pemkab Touna ini terbanyak melakukan kegiatan sosialisasi untuk memerangi narkoba,” terangnya.

Djohansah juga mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah di Touna. Baru-baru ini dengan SDN 1 Ampana Kota membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang memasukkan sosialisasi bahaya narkoba ke dalam kurikulum pendidikan.

“Ini yang pertama kali di Touna. Alhamdulilah, kami merasa bersyukur karena Kepala Sekolah menentukan dan menyampaikan banyak anak-anak yang bisa terpengaruh terhadap narkoba ini,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan narkoba jika dulakukan bersama-sama akan menjadi ibadah, dan dapat membawa hasil yang maksimal.

“Saya berharap kepada Pemkab Touna, para Kepala Sekolah dan unsur terkait, agar bersama-sama kita memberikan pemahaman kepada masyarakat, terlebih kepada para siswa-siswi, tentang bahaya narkoba itu, karena bisa merusak masa depan mereka,” pesannya.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Touna, Alfian Matajeng yang hadir sebagai narasumber yang menyampaikan peran aktif instansi pemerintah, dalam pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan penyadaran narkoba.

Pos terkait