Astra Agro Lestari Lahirkan Miliarder di Donggala

  • Whatsapp

Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/mercusua/public_html/assets/themes/bloggingpro-child/template-parts/content-single.php on line 81

Orang-orang perusahaan akhirnya rajin bersilaturahim ke rumahnya. Kemudian Bintoro diajak menanam sawit di lahannya. Bukan sekadar diajak, tetapi sekaligus dibimbing bagaimana menjadi petani sawit yang baik.

Ternyata, hasil kebunnya sangat menggiurkan. Saat ini, ia ingin menambah lahannya, namun harga sudah semakin mahal.

“Sekarang harga tanah di sini Rp 150 juta per hektar. Sudah mahal,” katanya.

Menurutnya, seandainya Astra tidak masuk membuka lahan sawit di Lalundu, daerah ini sudah lama menjadi sepi. Penghuninya sudah meninggalkan tempat karena selalu banjir dan tidak ada akses jalan.

“Karena ada lahan sawit, lalu pendampingan ke petani juga bagus, serta mulai terbukanya akses jalan, kini Lalundu mulai dilirik,” katanya.

Meski sudah menikmati hasil kebun sawitnya, Bintoro juga mempersiapkan masa tuanya. Ia kini mendirikan beberapa bangunan permanen untuk tempat burung walet bersarang.

“Sudah setahun, sudah ada sekitar 100 sarang burung walet di dalam. Ini untuk masa tua,” katanya lalu kembali tertawa.TASMAN BANTO

 

Baca Juga