PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menilai kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes) masih sangat rendah. Karenanya ia meminta dukungan seluruh insan pers untuk mensosialisasikan ke masyarakat agar benar-benar disiplin mematuhi Prokes.
Hal itu dikemukakan Rusdy di Palu, Sabtu (14/8). Dari data Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan kasus yang terkonfirmsi Covid-19 masih tinggi.
Menurut Rusdy, salah satu penyebab penularan Covid saat ini banyak terjadi akibat masih rendahnya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
“Ini juga ditegaskan Presiden Joko Widodo, bahwa tingginya penularan Covid saat ini disebabkan tingginya mobilitas masyarakat dan kepatuhan terhadap Prokes masih kurang,” katanya.
Disebutkan, pemerintah pusat dan provinsi sudah banyak mengeluarkan intruksi dan imbauan agar masyarakat lebih patuh dan taat terhadap Prokes. Caranya, selalu memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.
Gubernur mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk seluruh insan pers untuk bersama-sama mengimbau dan ikut mematuhi Prokes, supaya kita kita dan masyarakat dapat terhindar dari penularan Covid-19.
Disebutkan, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa telah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk penanganan Covid melalui dana recofusing. Kondisi sosial masyarakat juga berubah dengan musibah virus Covid.
“Makanya insan pers diminta ikut membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk mematuhi Prokes agar penularan Covid di Sulawesi Tengah bisa menjadi zero,” katanya.
Ia yakin, bila masyarakat bisa mematuhi Prokes, kita berdoa musibah virus Covid ini akan cepat berlalu.
Masih Tinggi
Pada hari Sabtu (14/8), kasus kumulatif positip Covid-19 Sulteng sebanyak 34.377. Sementara yang terkonfirmasi positif bertambah lagi 882 orang. Dari jumlah itu di Palu terdapat 155 orang. Terbanyak di Poso 190 orang disusul Banggai sebanyak 147 orang.
Sedangkan kasus kumulatif sembuh pada hari Sabtu sebanyak 23.378. Hari itu antara lain yang sembuh di Palu 50 orang, di Sigi 106 orang, Parigi Moutong 144 orang, dan Banggai 154 orang.
Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Provinsi Sulawesi mencatat 731 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh pada Sabtu. Dengan demikian,
pasien Covid-19 dinyatakan telah sembuh berdasarkan hasil tes usap (swab) terkahir secara kumulatif total pasien Covid-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 23.378 orang.
Data itu menyebutkan, pasien Covid-19 yang sembuh terbanyak berada di Kabupaten Banggai yaitu 154 orang. Disusul 144 orang di Parigi Moutong (Parimo), 106 orang di Sigi, 91 orang di Poso, 86 orang di Tojo Unauna (Touna), 50 orang di Kota Palu.
Sementara 34 orang di Donggala dan Tolitoli, 17 orang, di Morowali Utara (Morut), enam orang di Banggai Laut (Balut), lima orang di Buol dan empat orang di Morowali.
Mereka yang sudah sembuh telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 secara ketat agar tidak kembali terpapar.
Sedangkan 34 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia hari Sabtu antara lain tujuh orang di Banggai dan Touna, lima orang di Poso dan Sigi, tiga orang di Morut, dua orang di Parimo dan Tolitoli, satu orang di Banggai Laut, Buol, dan Palu.
Sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 1.017 orang.BOB