Terima Longki, Kajari Palu Berjanji Segera Eksekusi Yahdi

  • Whatsapp
IMG-20220823-WA0136-4f268457

PALU, MERCUSUAR – Tokoh masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, Selasa siang (23/8/2022). Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulteng periode 2011-2021 itu menemui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palu, Hartawi, di ruang kerjanya.

Dalam kunjungan ini, Longki Djanggola bermaksud mendengar langsung penjelasan pihak kejaksaan, terkait penegakan hukum dan keadilan terhadap Yahdi Basma, terpidana kasus pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Berita Terkait

Mengingat sejak 23 Maret 2022 lalu, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Yahdi Basma, melalui amar putusan kasasi Nomor: 1085 K/PID.SUS/2022. Namun hingga kini, pihak kejaksaan belum juga mengeksekusi Yahdi Basma, selaku terpidana dalam kasus ini.

Pilihan Redaksi :  Pilrek Untad Sisakan Tiga Nama Perebutkan Suara Mendikbudristek

“Atas nama pribadi, saya Longki Djanggola mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak Kajari Palu, yang telah berkenan menemui kami di sela-sela kesibukannya hari ini,” ujar Longki mengawali perbincangan dengan Kajari Palu, Hartawi.

Longki menyatakan, ia sengaja datang menemui langsung pihak kejaksaan tanpa diwakili oleh penasehat hukumnya, agar pihaknya bisa mendapatkan informasi langsung dari sumber resmi yang akurat dan terpercaya, terkait upaya penegakan hukum dan keadilan dalam kasus pidana pelanggaran UU ITE.

“Agar saya bisa memperoleh informasi yang akurat dan sebenar-benarnya, sehingga dapat memberikan penjelasan yang akurat, untuk menjawab keresahan dan kegelisahan masyarakat yang mereka sampaikan kepada saya, menyangkut upaya lanjutan dalam penegakan hukum dan keadilan terkait kasus pidana ini,” ujar Longki.

Pilihan Redaksi :  Yahdi DPO, Longki Sentil Ahmad Ali

Menanggapi hal itu, Kajari Palu, Hartawi menjelaskan, sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku, pihak kejaksaan sudah dua kali melayangkan panggilan kepada Yahdi Basma, terkait tindak lanjut putusan MA dalam perkara pelanggaran UU ITE ini.

“Kami pun meyakini, surat panggilan tersebut sudah diterima oleh yang bersangkutan selaku terpidana ataupun penasehat hukumnya,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana Yahdi Basma, Hartawi SH menegaskan bahwa sejak menerima amar putusan MA, pihaknya terus berkoordinasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah, khususnya dengan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tersebut. “Dalam waktu dekat jika panggilan berikutnya tetap tidak diindahkan oleh yang bersangkutan, kami akan lakukan upaya hukum paksa terhadap terpidana,” kata Hartawi dengan nada tegas.

Pilihan Redaksi :  Yahdi Basma Ditetapkan DPO Oleh Kejari Palu

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Yahdi Basma melalui amar Putusan kasasi nomor 1085 K/PID.SUS/2022. MA menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi I/Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Palu dan Pemohon Kasasi II/Terdakwa Yahdi Basma. Dengan ditolaknya kasasi tersebut, maka putusan banding Pengadilan Tinggi Sulteng Nomor 42/PID.SUS/2021/PT PAL, berlaku dalam amarnya menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Yahdi Basma. Selain vonis penjara, anggota DPRD Sulteng dari Partai NasDem itu juga dihukum membayar denda Rp300 juta, subsidair 1 bulan kurungan.

Baca Juga