Hari Dharma Samudera, PT Vale Berbagi dan Mendengar Cerita Warga Morowali 

Perayaan hari Dharma Samudera di Pelabuhan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Senin (15/1/2026).PT Vale hadir berbagi dengan masyarakatnya di Bungku. FOTO : HUMAS PT VALE

MOROWALI, MERCUSUAR – Pelabuhan Bungku Tengah tampak lebih ramai dari biasanya, Kamis pagi, (15/1/2026). Di tepi laut Morowali, deretan peserta upacara berdiri rapi menghadap perairan yang tenang. Upacara peringatan Hari Dharma Samudera tahun ini tidak hanya menjadi ruang mengenang jasa para pahlawan laut, tetapi juga menjadi momentum pertemuan berbagai unsur, TNI AL, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia industri.

Di antara peserta upacara, hadir PT Vale Indonesia Tbk. Perusahaan tambang nikel yang tergabung dalam holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) itu ikut mengambil bagian dalam peringatan yang sarat makna tersebut. Bagi PT Vale, Hari Dharma Samudera bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga pengingat akan nilai keberanian, loyalitas, dan ketahanan—nilai yang mereka anggap sejalan dengan semangat membangun wilayah pesisir secara berkelanjutan.

“Peringatan ini mengingatkan kita pada pengorbanan dan persatuan dalam menjaga kedaulatan bangsa,” kata Endra Kusuma, Head of External Regional & Growth PT Vale, di sela kegiatan.

Setelah upacara selesai, suasana di pelabuhan berubah menjadi lebih akrab. Tenda-tenda kecil berdiri di sisi dermaga. Warga mulai berdatangan. Anak-anak menggandeng tangan orang tuanya. Sejumlah petugas kesehatan menyiapkan alat pemeriksaan. PT Vale bersama panitia kegiatan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan paket sembako kepada warga sekitar.

Bagi sebagian warga Bungku Tengah, bantuan itu terasa sederhana, tetapi bermakna. Seorang ibu rumah tangga terlihat tersenyum saat menerima paket sembako. “Lumayan membantu untuk kebutuhan dapur,” ujarnya singkat.

Endra menyebut kegiatan sosial tersebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat sekitar wilayah operasional. Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari angka produksi, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi komunitas.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan PT Vale memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Bukan hanya lewat kegiatan usaha, tetapi juga lewat kepedulian sosial dan kerja sama yang baik,” kata Endra.

Ia menekankan bahwa kegiatan di Bungku Tengah lahir dari sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah, TNI AL, masyarakat, dan perusahaan, menurutnya, memiliki peran masing-masing dalam menciptakan dampak yang lebih luas.

“Kolaborasi lintas sektor memungkinkan kita menjangkau lebih banyak kebutuhan masyarakat. Kami percaya kerja sama seperti ini dapat menciptakan pembangunan yang lebih inklusif,” tambahnya.

PT Vale menyatakan akan terus mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan dalam aktivitas operasionalnya. Perusahaan menilai hubungan yang harmonis dengan masyarakat sama pentingnya dengan pengelolaan sumber daya alam.

Di tepi laut Bungku Tengah, peringatan Hari Dharma Samudera hari itu pun tidak hanya meninggalkan jejak upacara. Ia juga meninggalkan cerita tentang pertemuan nilai-nilai kebangsaan, kepedulian sosial, dan upaya membangun hubungan yang lebih erat antara industri dan masyarakat pesisir Morowali.TIN

Pos terkait