Arkom Indonesia Akan Gelar Pelatihan Riset Isu Air di Palu

Warga di Kota Palu mengakses bantuan air bersih pada momen pascabencana 2018. FOTO: DOK KOMPAS

MAMBORO, MERCUSUAR – Yayasan Arkom Indonesia akan menggelar Workshop Pelatihan Riset dan Menulis Isu Air di Kota Palu dan sekitarnya pada 28–29 Januari 2026. Kegiatan ini mengajak komunitas, akademisi, mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan instansi pemerintah untuk memperdalam kemampuan riset dan penulisan isu air yang kian strategis di Sulawesi Tengah pascabencana 2018.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh masih timpangnya akses air bersih di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala, yang tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis, tetapi juga dimensi sosial, ekonomi, dan politik. Tekanan terhadap sumber daya air akibat perubahan tata guna lahan dan aktivitas pertambangan turut memperbesar risiko degradasi kualitas dan kuantitas air.
Direktur Pelaksana Yayasan Arkom Indonesia, Yuli Kusworo menyampaikan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas riset dan advokasi peserta, memperluas diskursus publik mengenai isu air, serta mendorong lahirnya tulisan berbasis riset yang kritis dan kontekstual.
Kegiatan akan difasilitasi oleh Prof. Amalinda Savirani, Guru Besar FISIPOL UGM, yang memiliki kepakaran dalam kajian isu air dengan pendekatan ekonomi politik dan gerakan sosial. Pelatihan direncanakan akan dilaksanakan di Café Inklusi, dengan kuota peserta terbatas antara 15 hingga 20 orang.
Peserta yang berminat diwajibkan mengirimkan curriculum vitae, portofolio tulisan, serta abstrak 250–300 kata terkait topik riset atau tulisan isu air di Palu dan sekitarnya. Pendaftaran dibuka pada 22–25 Januari 2026 dan akan melalui proses seleksi oleh panitia.
Melalui pelatihan ini, Arkom Indonesia berharap terbangun jejaring antara akademisi, komunitas, mahasiswa, dan pemerintah, sekaligus mendorong lahirnya kajian dan tulisan yang dapat berkontribusi pada advokasi hak atas air dan keadilan distribusi layanan air di Sulawesi Tengah. */JEF

Pos terkait