DAU Sembilan Kabupaten Terancam

  • Whatsapp
BUKA PUASA BERSAMA - Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT, M Fahri saat menggelar pertemuan dengan Koordinator P3MD dan PID Sulteng bersama Tenaga Ahli Madya se-Sulteng di salah satu rumah makan di Kota Palu, Sabtu (2/6/2018). FOTO: SANAJI/MS

PALU,MERCUSUAR Baru dua pemerintah kabupaten di Sulteng yang telah mencairkan dana desa untuk pencairan tahap kedua tahun 2018, yakni Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Adapun Kabupaten Buolmasih dalam proses pengajuan. Sisanya, sembilan kabupaten sama sekali belum mengajukan pencairan anggaran. Pemerintah pusat menaruh tenggat pengajuan sampai pencairan dana desa tahap II hingga pekan keempat di bulan Juni.

Sementara itu, Kementerian Keuangan juga mengancam akan menunda Dana Alokasi Umum (DAU) tahun ini sebesar dana desa yang disalurkan jika pemerintah kabupaten lalai dalam pencairan dana desa tahap II. Sanksi tersebut juga berlaku terhadap pemerintah daerah yang dana desanya telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) kabupaten namun belum juga meneruskannya ke desa. Ancaman ini tentu saja mengakhawatirkan sebab DAU merupakan salah satu komponen pendapatan pada APBD.

Berita Terkait

“Kalau sampai dananya mangkrak di Rekening Kas Umum Negara (RKUN) itu yang beresiko besar, dan Kementerian Keuangan sudah mengeluarkan surat keseluruh (pemerintah) kabupaten.Isi surat tersebut bahwa akan menunda DAU nya sebesar dana desa yang disalurkan,” kata Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Kemendes PDTT, M Fahri di Palu, Sabtu (2/5/2018).

Dikatakan, idealnya setelah dana desa cair dari RKUN ke RKUDmaksimal tujuh hari setelahnya harus disampaikan ke Rekening Desa, tentu dengan persyaratanyang dilengkapi oleh pemerintah desa.

Dijelaskan, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 225 tahun 2017 tentang Perubahan Kedua PMK Nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa,pencairan dana desa dilakukan dalam tiga tahap.Pencairan tahap I yang nilainya 20 persen dari alokasi dapat dilakukan pada Januariminggu ketiga bulan juni. Alhamdulillah tahap I RKUNke RKUDsudah selesai di 12 kabupaten di Sulteng,” katanya.

Dikatakan, pemerintah daerah semestinya menggenjot pencairan tahap II di bulan ini. Pasalnya, di bulan Juni waktu kerja ASN banyak terpotong dengan hari ibur. Tanggal 9 Juni sudah libur dan masuk kembali tanggal 20 Juni dan itu sudah minggu keempat bulan Juni. Mestinya minggu ini semua daerah sudah mengajukan pencairan dana desa, supaya di minggu keempat selesai dari cuti bersama semua dana sudah masuk ke rekening daerah,” jelas Fahri.

Ia pun memintabupati seluruh kabupaten di Sulteng untuk fokus terhadap hal ini.Dengan demikian bupati dapat memerintahkan kepada seluruh tim asistensi yang merupakan gabungan dari Dinas PMD, BKAD dan Bappeda untuk melakukan percepatan-percepatan. Sebab setelah dana desa ditransfer keRKUD lalu ke rekening desa terdapat sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi lagi.

Ini merupakan tanggungjawab kolektif semua pihak ditingkat kabupaten dan desa. Diawali dari penyampaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa oleh pemerintah desadisertai laporan realisasi anggaran. Berikutnya pemerintah kabupaten menyampaikannya ke Kementerian Keuangan melalui KPPN sebagai syarat pencairan dana desa ke RKUD.

Baca Juga