BALAROA, MERCUSUAR – Delapan unit rumah di Jalan Kelor, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, ludes terbakar, Selasa (4/1/2022). Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting arus listrik.
Kebakaran terjadi sekira pukul 09:30 Wita. Warga yang berada di dekat lokasi kebakaran, berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya namun tidak berhasil. Api dengan cepat membesar karena konstruksi rumah terbuat dari kayu.
Menurut seorang pemilik rumah yang rumahnya terbakar, Rabia (38) mengatakan, penyebab terjadinya kebakaran karena adanya korsleting listrik di bagian kulkas miliknya. Tidak lama setelah itu, api merembet ke bahan mudah terbuka yang berada di sekitarnya.
“Awalnya itu api muncul dari bawah kulkasnya saya, dekat kulkas itu ada kasur makanya api langsung cepat menyebar dan rumah di sampingnya pun ikut kebakar,” ungkap Rabia.
Sementara itu, Kabid Penanggulangan dan Penyelamatan, Pemadam Kebakaran, Gamal L mengugkapkan, petugas baru menerima laporan kebakaran pukul sekira 10.12 Wita. sebanyak 6 unit armada langsung menuju lokasi kebakaran. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 11:17wita.
Pemkot Akan Bantu Korban
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan membangun kembali rumah korban kebakaran di Jalan Kelor Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Kebakaran terjadi pada Selasa (4/1/2022) sekitar pukul 10.00 Wita dengan delapan kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat mengunjungi langsung lokasi kebakaran di Jalan Kelor tersebut. Kedatangan Wali Kota bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu juga memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan delapan KK yang terdampak.
“Saya telah datang langsung memberikan bantuan darurat kepada warga bersama Dinsos Palu,” ujarnya.
Wali Kota juga mengandeng Dinas Perumahan dan Permukiman untuk ikut melihat lokasi kebakaran tersebut, agar secepatnya Pemkot bisa segera membangunkan kembali rumah untuk warga yang rumahnya ikut terbakar.
“Dinas Perumahan dan Permukiman selanjutnya akan membangunkan kembali rumah bagi korban kebakaran ini,” jelasnya lagi. IKI/RES