Kampung Baru Fair 2022, Cara Menjaga dan Memelihara Budaya

  • Whatsapp
Kampung baru fair-3cac7957
SAMBUTAN - Wakil Wali Kota Palu dr. Reny A Lamadjido, menghadiri sekaligus memberi sambutan pada acara Kampung Baru Fair tahun 2022. Minggu (8/5/2022) malam

BARU, MERCUSUAR – Wakil Wali (Wawali) Kota Palu dr. Reny A Lamadjido, menghadiri sekaligus memberi sambutan pada acara Kampung Baru Fair tahun 2022. Minggu (8/5/2022) malam. Wawali mengatakan, bahwa kegiatan itu merupakan salah satu cara menjaga dan memelihar budaya.

Menariknya acara yang dikemas dalam nuansa religi dengan menampilkan musik tradisional dan modern tersebut dipadati ribuan warga yang memadati lokasi acara tersebut pada malam pembukaan.

Berita Terkait

Hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat dan pemuka agama di antaranya mantan Gubernur Sulteng H Longky Djanggola, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta, M.Si, Sekda Kota Palu Irmayanti, S.Sos, M.M, Wakapolresta Palu AKBP, Andi Batara Purwacaraka S.I.K, S.H, pejabat TNI, pejabat gubernur dan pejabat terkait lainnya serta ketua panitia Kampung Baru Fair H.Hardi.

Pilihan Redaksi :  Logo Semarak Media Digital 2022 Diluncurkan

Acara kampung baru fair atau lebaran Mandura tersebut diawali dari Masjid Jami Kampung Baru dimana Mandura sendiri diarak di atas kendaraan sembari diiringi pawai obor hingga sampai ke lokasi acara Kampung Baru Fair.

Wawali mengawali sambutan menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri tahun 1443 H memohon maaf lahir dan batin.
“Semoga kita memperoleh kemenangan, kembali kepada kesucian serta memperoleh rahmat, pengampunan dan pembebasan dari api neraka dari Allah SWT setelah kita berpuasa di bulan Ramadhan. Aamiin ya Rabbal alamin,”ujar Reny.

Menurut Renny, hal ini harus disyukuri bersama, Kota Palu telah memiliki beberapa kegiatan yang dapat mempromosikan daerah ini sampai pada level nasional yang salah satunya Kampung Baru Fair.

Pilihan Redaksi :  Munadi Herlambang: Jasa Raharja Deklarasikan ‘Road Safety Ranger Z’

Karena itu, kata Renny, dalam pembangunan kebudayaan dan pariwisata yang dikemas dalam kampung baru fair merupakan sesuatu hal sangat positif, sebab daerah ini memiliki ragam budaya, adat istiadat, tradisi seni yang khas dan unik, dengan musik tradisionalnya serta beraneka ragam tarian, hal ini menambah daya tarik bagi siapapun untuk berkunjung ke kota ini. RES

Baca Juga