Kasus Terdakwa Mantan Kades Inkrah

  • Whatsapp
FOTO HLLL INKRAH KASUS TINGGEDE

PALU, MERCUSUAR – Kasus terdakwa mantan Kepala Desa (Kades) Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi Aslam L Bongo telah berkekuatan hukum tetap (Inkrah). Demikian terdakwa mantan Kepala Urusan Keuangan/Bendahara Nurjanah Sahala, juga inkrah.

Pasalnya, terdakwa maupun JPU tidak menyatakan upaya hukum banding hingga batas waktu yang ditentukan peraturan perundang-undangan terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/Tipikor Palu tanggal 30 Agustus 2018 Nomor: 22/Pid.Sus-TPK/2018/PN Pal atas nama Aslam L Bongo maupun Nomor: 23/Pid.Sus-TPK/2018/PN Pal atas nama Nurjanah Sahala.

Berita Terkait

Aslam L Bongo dan Nurjanah Sahala merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Tinggede tahun 2015. Keduanya didakwa JPU merugikan keuangan negara total Rp174.113.800, rinciannya terdakwa Aslam L Bongo menikmati Rp72.496.100 sedangkan Nurjanah Sahala Rp100.617.700.

Pilihan Redaksi :  Spesialis Pembongkar Sadel Motor Dibekuk

“Hingga batas waktu pikir-pikir Kamis (6/9/2018), tidak ada yang menyatakan banding (terdakwa dan JPU). Jadi inkrah,” singkat Humas PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu Lilik Sugihartono SH mengacu data di Panitera Tipikor, Jumat (7/9/2018).

Diketahui, Kamis (30/8/2018), Majelis Hakim PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu menyatakan bahwa terdakwa Aslam L Bongo dan Nurjanah Sahala bersalah.

Olehnya, Aslam L Bongo dijatuhi hukuman pidana penjara dua tahun sembilan bulan dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, ia dihukum membayar uang pengganti Rp83.060.000subsider pidana penjara tiga bulan.

Sementara Nurjanah Sahala dihukum pidana penjara dua tahun tujuh bulan dan denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan. Ia juga dihukum membayar uang pengganti Rp67.813.900 subsider pidana penjara tiga bulan.  

Pilihan Redaksi :  Dukung Pariwisata Sulteng, Puluhan Peserta Ikuti English For Tourism

“Mengadili, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dan diancam Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor: 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor: 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, dalam dakwaan subsidair,” tegas Ketua Majelis Hakim I Made Sukanada SH MH dengan anggota Margono SH MH dan Bonifasius N Arybowo SH MH Kes.

Sebelumnya, Rabu (1/8/2018), JPU menuntut Aslam L Bongo dan Nurjanah Sahala masing-masing pidana penjara dua tahun enam bulan dan denda Rp50 juta subsider lima bulan kurungan.

Selain itu, keduanya dituntut membayar uang pengganti, namun jumlahnya berbeda. Aslam L Bongo dituntut membayar uang pengganti Rp67.813.900 subsider pidana penjara enam bulan. Sedangkan Nurjanah Sahala dituntut membayar uang pengganti Rp83.060.000 subsider pidana penjara enam bulan. AGK

Baca Juga