Kepala Sekolah Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif

Sejumlah kepala sekolah di Kota Palu melakukan pertemuan khusus dengan Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia, Dr. Dante Rigmalia, di Sriti Convention Hall, Kota Palu. FOTO: IST

KAMONJI, MERCUSUAR — Sejumlah kepala sekolah di Kota Palu melakukan pertemuan khusus dengan Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia, Dr. Dante Rigmalia, di Sriti Convention Hall, Kota Palu.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan komitmen satuan pendidikan dalam mewujudkan layanan pendidikan inklusif, khususnya bagi peserta didik penyandang disabilitas di lingkungan sekolah.

“Kami memberikan penguatan dan motivasi kepada para kepala sekolah mengenai pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang ramah, aman, setara, serta dapat diakses seluruh peserta didik tanpa terkecuali. Sekolah diharapkan mampu memberikan ruang belajar yang mendukung kebutuhan setiap anak, termasuk peserta didik penyandang disabilitas,” katanya, Jumat (9/10/2026).

Penguatan tersebut juga menekankan pentingnya memahami kebutuhan peserta didik disabilitas dalam proses pembelajaran, pelayanan, maupun interaksi di lingkungan sekolah. Pendekatan berbasis hak asasi manusia (HAM) menjadi landasan untuk memastikan pemenuhan hak pendidikan berlangsung secara inklusif dan bebas dari diskriminasi.

“Para kepala sekolah juga didorong memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, orang tua, tenaga pendidik, serta organisasi penyandang disabilitas. Sinergi tersebut diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang memberikan kesempatan setara kepada setiap anak dalam memperoleh pendidikan berkualitas,” terangnya.

Kepala sekolah yang hadir berasal dari SMP Negeri 1 Palu, SMP Negeri 4 Palu, SMP Negeri 6 Palu, SD Negeri 3 Palu, SD Negeri 21 Palu, SD Inpres 3 Birobuli, SDN Inpres Silae, serta SD Zion Palu. Hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Evi Oktavia, S.T., M.M., dan Staf Khusus Wali Kota Palu, Kania.

Melalui pertemuan ini, sekolah diharapkan semakin memperkuat perannya dalam memenuhi hak penyandang disabilitas, terutama hak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui lingkungan belajar yang menghargai keberagaman serta memastikan setiap peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. UTM

Pos terkait