Lapas Kelas II A Palu Maksimalkan Penerapan Prokes Pencegahan COVID-19

  • Whatsapp
LAPAS

PALU, MERCUSUAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palu serius mempersiapkan diri dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, di lingkungan lapas. Hal ini ditunjukkan dengan penyediaan fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19, serta pemberlakuan protokol kesehatan bagi pengunjung, warga binaan, maupun pihak pengelola lapas.

Demikian dikatakan Kepala Lapas Kelas II A Palu, Gamal Bardi, Rabu (23/6/2021). Menurutnya, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan lapas.

Berita Terkait

Upaya tersebut, misalnya dengan menyediakan bilik sterilisasi, fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, serta pengukuran suhu badan dan menyiapkan masker bagi pengunjung. Pihaknya juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di area lapas, paling lambat tiga minggu sekali.

Pilihan Redaksi :  Munadi Herlambang: Jasa Raharja Deklarasikan ‘Road Safety Ranger Z’

Seperti yang dilakukan pada Jumat (186/2021), di mana dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan di dalam lapas, guna memutus dan membersihkan virus yang menempel pada benda-benda/fasilitas di dalam lapas.

Penyemprotan disinfektan tersebut kata Gamal, merupakan penyemprotan rutin. Sebelumnya telah diadakan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan kantor dan blok/kamar hunian. Penyemprotan ini dilakukan di setiap blok/kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Palu dan diawasi langsung oleh Karupam dan petugas klinik.

“Diharapkan dengan adanya penyemprotan disinfektan tersebut, virus tidak dapat berkembang dan juga WBP Lapas Kelas II A Palu lebih tenang dalam melakukan aktifitas di dalam blok/kamar hunian mereka,” ujarnya.

Pilihan Redaksi :  Wali Kota Lantik Pejabat di Disdukcapil

Selain penyediaan fasilitas dan penyemprotan disinfektan, pihak lapas juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala setiap minggu, bekerjasama dengan Puskesmas Bulili. Hal ini untuk mendukung fasilitas kesehatan di lapas yang belum memadai.

“Bila ada pasien yang berobat lanjut, kami langsung rujuk ke RS,” ujarnya.

Untuk meningkatkan imun WBP sendiri kata Gamal, pihaknya juga rutin memberikan vitamin untuk menambah daya tahan tubuh. JEF

Baca Juga