Lolu Selatan  Satgas Covid-19 Tangani Pasien Sesak Napas

Satgas Covid Lolu Selatan-33e478d1
SATGAS COVID - Petugas kesehatan menjemput warga yang sesak napas di Kelurahan Lolu Selatan, Senin (9/8/2021). FOTO: Kiriman Lurah

LOLU SELATAN, MERCUSUAR – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kelurahan Lolu Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan warganya mengenai pasien isolasi mandiri (isoman) sesak nafas. Pasien tersebut berada di Jalan Tanjung Malakosa, Kelurahan Lolu Selatan, Senin (9/8/2021) pagi.

Lurah Lolu Selatan, Sahdin menuturkan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengunjungi rumah pasien isoman untuk memastikan kondisinya dalam keadaan baik.

“Satgas Covid-19 Kelurahan Lolu Selatan Bersama Tim Tracer Kelurahan melakukan pemantauan warga isoman yang dilaporkan keluarganya mengalami sesak nafas mendadak,”kata Sahdin.

Selanjutnya, Sahdin menghubungi tenaga kesehatan Puskesmas Birobuli agar segera mendapatkan perawatan intensif. “Satgas Covid-19 kelurahan langsung menghubungi kepala Puskesmas Birobuli untuk dilakukan penanganan,” ujarnya.

Sahdin mengimbau kepada pihak keluarga agar tidak panik berlebihan, dan mendoakan kesembuhan pasien. “Satgas melaporkan pasien yang Isoman tersebut langsung dijemput petugas puskesmas untuk dilakukan perawatan di Bapelkes serta menghimbau keluarga dan tetangga untuk tidak perlu panik dan ketakutan berlebihan,”imbuh Sahdin.

Diketahui kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mencapai 1.382 selama sepekan terakhir, terhitung awal Agustus 2021. Angka tersebut nyaris menyamai penambahan kasus selama Juli 2021 sebanyak 1.493 orang.

Data Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah per 7 Agustus 2021, jumlah pasien Covid-19 di Kota Palu 158 orang sehingga total menjadi 6.375 kasus. Pemerintah Kota Palu saat ini telah mengelompokkan kasus Covid-19 berdasarkan sebaran kelurahan.

Pengelompokkan terakhir pada 6 Agustus 2021, Birobuli Selatan menjadi kelurahan dengan kasus covid-19 tertinggi sebanyak 125 orang. Disusul Kelurahan Birobuli Utara 120 kasus, kemudian Tatura Selatan dan Talise masing-masing 84 kasus. ABS

Pos terkait