SURABAYA, MERCUSUAR – Direktur hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja, Munadi Herlambang menyampaikan pihaknya telah menggelar Road Safety Ranger Kids bertajuk ‘Lindungi Anak dalam Perjalanannya’ sebagai salah satu uoaya menanamkan kedisiplinan berlalu lintas kepada anak-anak, serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas sejak dini.
Kegiatan tersebut terlaksana di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, medio pekan lalu, diikuti sebanyak 400 peserta yang terdiri dari para peserta didik SD di wilayah Kota Surabaya.
“Para orang tua biasanya lebih patuh kalau diingatkan oleh anaknya sendiri, daripada sama orang lain,” kata Munadi, dalam rilis melalui PT Jasa Raharja Cabang Sulteng, Jumat (12/8/2022).
Munadi mengungkapkan, kedisiplinan berlalu lintas sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Dengan demikian, diharapkan akan terbentuk generasi muda yang berkeselamatan dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya.
Penanaman kedisiplinan berlalu lintas bagi usia dini, lanjutnya, akan lebih efektif jika diberikan semenarik mungkin. Oleh sebab itu, agenda Road Safety Ranger Kids juga digelar dengan konsep fun.
“Di sini anak-anak bisa menikmati suasana taman lalu lintas, sambil memelajari aturan-aturan berkendara, juga aturan pejalan kaki di jalan melalui pos-pos permainan. Sehingga mereka tidak hanya terhibur, namun juga mendapat pembelajaran penting dalam berlalu lintas,” tutur Munadi.
Ia mengungkapkan, Road Safety Ranger Kids juga salah satu bentuk dukungan Jasa Raharja terhadap program pemerintah yang mengedepankan prinsip Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin kesehatan yang baik dan kesejahteraan, poin pendidikan yang bermutu, dan poin kemitraan untuk mencapai tujuan.
“Diharapkan, Road Safety Ranger Kids dapat menjadi wadah untuk mencetak generasi yang berkeselamatan. Nantinya, mereka juga diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas yang dapat memberikan pengaruh terhadap keluarga, kerabat, dan masyarakat lain di sekitarnya,” pungkas Munadi.
Turut hadir dalam agenda tersebut, antara lain Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, Dinas Pendidikan, dan sejumlah komunitas peduli keselamatan berlalu lintas. */IEA