Nemu Buku Bedah Buku Orang Kaili Gelisah

  • Whatsapp

NUNU, MERCUSUAR – Perpustakaan Mini Nemu Buku (PMNB) menggelar diskusi buku, Minggu (8/4/2018). Diskusi yang diikuti oleh pegiat literasi di PNMB dan sejumlah komunitas di Kota Palu ini, dilaksanakan di Baruga Tanggul Nosarara, Kelurahan Nunu.

Diskusi ini membedah buku Orang Kaili Gelisah, karya pemerhati sejarah, Jamrin Abubakar. Jamrin selaku penulis buku tersebut turut hadir sebagai pemantik diskusi, bersama Koordinator Komunitas Historia Sulawesi Tengah (KHST), Moh Herianto.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Program TP PKK Memerlukan Dukungan Pemda

Dalam pemaparannya, Jamrin menjelaskan, buku tersebut merupakan bagian dari kegelisahannya terhadap identitas orang Kaili. Adapun buku tersebut memuat kumpulan-kumpulan tulisan Jamrin tentang sejarah, budaya, identitas, serta kegelisahannya tentang Kaili, yang dimuat di sejumlah surat kabar di Kota Palu, periode 1990-an hingga 2008.

Sementara itu, Koordinator KHST, Moh Herianto mengatakan, pertanyaan dari para peserta diskusi, seakan mengkonfirmasi sejumlah kegelisahan orang Kaili yang tertulis di dalam buku itu, sejumlah kegelisahan seakan menjadi sangat relevan dengan kegelisan “zaman now” orang Kaili, baik di Kota Palu pun demikian di daerah penyangga kota Palu, seperti Kabupaten Sigi.

Sejumlah kegelisahan orang Kaili kata Anto, sapaan akrabnya, merupakan akumulatif masalah sosial dan budaya yang tidak terselesaikan sampai saat ini, seperti identitas kesejarahan dan kebudayaan, bangunan cagar budaya yang menunggu untuk lenyap ditelan masa, identitas bahasa dan sastra Kaili yang semakin tergerus zaman, hingga ke potensi konflik komunal yang jika tidak ditangani dari akar masalahnya, akan menjadi bara dalam sekam.

Pilihan Redaksi :  Anak Disabilitas Diajak Bergembira

Pengelola PMNB, Moh Isnaeni Muhidin mengatakan, diskusi ini merupakan agenda rutin PNMB dengan melibatkan anak-anak muda yang tertarik dengan dunia literasi, sebagai bagian untuk mengkampanyekan budaya literasi di kalangan generasi muda. Kegiatan diskusi ini sendiri, dirangkaikan dengan adanya lapak baca yang dibuka oleh PNMB, yang menyasar pembaca dari kalangan anak-anak, dengan disediakannya buku bacaan untuk anak-anak, yang disediakan di sekitar lokasi diskusi. JEF

Baca Juga