Pantoloan Boya Juara Lomba Kebersihan

  • Whatsapp

LAMBARA, MERCUSUAR – Kelurahan Pantoloan Boya berhasil meraih juara pertama lomba kebersihan tingkat Kecamatan Tawaeli tahun 2018. Dengan demikian, Kelurahan Pantoloan Boya dipastikan akan mewakili Kecamatan Tawaeli dalam lomba kebersihan tingkat Kota Palu.

Pada lomba tersebut, juara kedua diraih oleh Kelurahan Pantoloan dan juara ketiga diraih Kelurahan Baiya. Adapun pengumuman dan penyerahan hadiah dilakukan pada Kamis (26/4/2018) malam, dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj tingkat Kecamatan Tawaeli di Kelurahan Lambara.

Berita Terkait

Masing-masing pemenang, menerima piala dan bonus yang diserahkan oleh Camat Tawaeli, Zulkifli. Dalam sambutannya, Zulkifli berpesan, kiranya kemenangan ini dapat dijadikan motivasi untuk menghadapi lomba serupa di tingkat selanjutnya, serta meningkatkan lagi peran serta seluruh masyarakat dan pemerintah kelurahan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, indah dan nyaman.

Pilihan Redaksi :  FISIP Unismuh Palu Luncurkan Sabtu CERIA

Keberhasilan Pantoloan Boya, juga mendapat komentar positif dari anggota DPRD Kota Palu dapil Palu Utara-Tawaeli, Tamsil Ismail. Kata dia, memang pada dasarnya, masyarakat Pantoloan Boya sejak dulu sangat responsif dan serius dengan kegiatan-kegiatan yang menonjolkan kerja nyata, didasari niat tulus dan ikhlas, serta semangat kebersamaan dan gotong royong.

Hal ini kata Tamsil, juga ditunjang dengan motivasi dan inovasi tiada henti dari lurah setempat yang menurutnya memiliki karakter pekerja keras dan selalu ingin tampil beda, penuh inspirasi serta selalu memberi contoh langsung di lapangan. Hal inilah yang menurutnya, membuat seluruh masyarakat turun dan bekerja nyata, dengan tidak memandang pengorbanan materi dan tenaga.

Pilihan Redaksi :  Anak Disabilitas Diajak Bergembira

Olehnya, kata Tamsil, program apapun yang masuk di Pantoloan Boya, selalu dapat dieksekusi dengan sukses, bahkan jadi percontohan untuk kelurahan-kelurahan yang lain, termasuk program nasional dari pemerintah, maupun dari lembaga-lembaga non pemerintah, seperti LSM dan organisasi kemasyarakatan.

“Melihat semangat dan kebersamaan masyarakat, perlu kiranya Pemkot merespon beberapa usulan yang mendesak, seperti memperbaiki kembali tanggul penahan banjir di RW 3, yang sudah kian mengancam pemukiman warga, sepanjang kurang lebih 800 meter dari belakang SMPN 22,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Pantoloan Boya, Ridwan Mustapa mengatakan, pihanya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ambil andil, khususnya masyarakat setempat atas keberhasilan Kelurahan Pantoloan Boya meraih prestasi ini. JEF

Baca Juga