PAUD Aisyiyah 1 Palu Berbagi Kurban

  • Whatsapp
PAUD TERPADU AISIYAH 1 PALU  (1)

BESUSU TENGAH, MERCUSUAR- Hari kedua Idul Adha, pemotongan hewan kurban di Palu masih dilaksanakan diberbagai tempat termasuk di sekolah-sekolah. Seperti di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terpadu Aisyiyah 1 Palu, ini. Para murid dengan dukungan orang tua, mereka mempersembahkan sepuluh hewan untuk disembeli dan dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar.

Kepala PAUD Terpadu Aisyiyah 1 Palu, Sartin S.Pd mengatakan,

siswa yang berkurban tersebut, dananya dihimpun dari orangtua mereka serta sejumlah guru  yang secara sukarela mendukung  kegiatan ibadah kurban.

Alhamdulillah, tahun ini bisa berkurban tiga ekor sapi dan tujuh ekor kambing.  Hewan kurban dibeli dari dana urunan siswa dan sejumlah guru yang  ikut berkurban,”Kata Sartin, Kamis (23/8/2018).

Pilihan Redaksi :  Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Ratusan Penyandang Disabilitas Meriahkan Jalan Santai

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di lingkungan sekolah, ini dimaksudkan untuk mengenalkan bagaimana pelaksanaan kurban dan pemotongan hewan kurban kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, mereka memahami makna pengorbanan dan indahnya berbagi.

Selain itu bertujuan untuk mengajarkan kepada anak-anak  agar menaati perintah Allah, yakni bertakwa kepada Allah. Mendidik rasa sosial, khususnya melalui kurban. “Tidak kalah pentingnya, latihan berkurban bagi para siswa dengan cara mengumpulkan infaq untuk membeli hewan kurban,”ungkapnya.

Selain dibagikan kepada masyarakat lingkungan sekitar sekolah daging kurban juga dibagikan ke pondok-pondok  yang mengasuh anak yatim. Yakni di Panti asuhan Aisyiyah Putra, di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tantanga, Panti Asuhan Aisyiyah Putri dan Aisyiyah Sitti Khodidja Toana di Jalan Hangtuah, Kelurahan Talise Kecamatan Palu Timur.

Pilihan Redaksi :  Anak Disabilitas Diajak Bergembira

Pemotongan hewaan kurban di PAUD Terpadu Aisyiyah 1 Palu disaksikan langsung oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulteng, Nursia S.Pd, para guru serta orang tua murid. IKI

 

Baca Juga