PPL FUAD UIN DK Palu, Dekan Minta Peserta Taat Protokol Kesehatan. 

  • Whatsapp
IMG_20210909_112946-d2b72c75

PALU, MERCUSUAR – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang diikuti oleh 252 mahasiswa. Sebelum turun ke lapangan, para mahasiswa peserta PPL mengikuti pembekalan yang dilaksanakan secara daring, pada Kamis (9/9/2021).

Ketua Panitia PPL FUAD UIN Datokarama Palu, Muhsin, S.Th.I., M.A.Hum, dalam laporannya mengatakan, PPL merupakan sebuah bentuk kegiatan mahasiswa, yang menunjang pelaksanaan teori-teori yang dipelajari selama di perkuliahan. Adapun tujuan pelaksanaan PPL kata dia, meningkatkan kecerdasan dan pemahaman mahasiswa terhadap ilmu-ilmu yang didapatkan selama perkuliahan.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Penurunan Stunting, Kepala BKKBN Ajak Seluruh Komponen Bergerak Cepat 

PPL kali ini kata dia, diikuti oleh mahasiswa dari 8 program studi yang ada di FUAD, yakni KPI (Komunikasi Penyiaran Islam), AFI (Aqidah FIlsafat Islam) IAT (Ilmu Alquran dan Tafsir), BKI (Bimbingan Konseling Islam), PMI (Pengembangan Masyarakat Islam), PPI (Pemikiran Politik Islam), IPII (Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam), serta SPI (Sejarah Peradaban Islam). Para mahasiswa peserta PPL akan disebar di 16 institusi di Kota Palu, sesuai bidang keilmuannya masing-masing.

Berkaitan dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini kata Muhsin, maka pola pelaksanaan PPL dibagi menjadi dua jenis, yakni PPL mandiri dan PPL berkelompok atau lembaga. Pada PPL mandiri, mahasiswa akan menentukan secara pribadi tempat pelaksanaan PPL. Akan tetapi mahasiswa diwajibkan untuk membawa surat kepada lembaga tersebut, agar disetujui untuk pelaksanaan PPL di tempat yang dituju.

Pilihan Redaksi :  PT Wings Serahkan Paket Perlindungan Anak

Kemudian untuk PPL berkelompok atau lembaga, mahasiswa peserta dikelompokkan berdasarkan program studi, dan kemudian didistribusikan di institusi yang sesuai dengan bidang keilmuannya. Untuk mekanisme pelaksanaan PPL di masing-masing institusi, apakah secara daring, luring, atau kombinasi antara daring dan luring.

Dekan FUAD UIN Datokarama Palu, Dr. Lukman S. Thahir, M.Ag, dalam sambutannya pada pembekalan PPL, meminta mahasiswa peserta PPL untuk taat menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19, selama menjalani proses PPL, di institusi yang telah ditetapkan.

“Karena Kota Palu masih dalam situasi PPKM level 4, protokol kesehatan harus diperhatikan. Misalnya jangan sampai ada aktivitas tanpa protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, dan lain-lain,” ujarnya.

Pilihan Redaksi :  FPKB Kota Palu Peringati Maulid Nabi

Dirinya juga menegaskan, mahasiswa PPL adalah cermin bagi FUAD UIN Datokarama Palu, di institusi manapun mereka ditempatkan. Untuk itu kata dia, para peserta PPL dituntut untuk selalu menjaga nama baik almamater, salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 dalam beraktivitas, serta memahami esensi pemberlakuan PPKM level 4.

“Anda adalah insan akademis yang harusnya mengerti dan memahami situasi saat ini. Ada etika dan moral yang harus dijaga dalam melaksanakan PPL, terutama penerapan protokol kesehatan di lokasi penempatan PPL,” pesannya.

Baca Juga