Puncak Hari Penyiaran Nasional Ke 85

  • Whatsapp

LERE, MERCUSUAR – Mentri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) RI Rudiantara membuka Rapat kordinasi Nasional (Rakornas) dan Puncak peringatan hari penyiaran Nasional ke 85. Dalam kegiatan itu, Menkominfo meminta agar KPI Pusat dan Daerah agar memperkuat pengawasan konten atau manajemen konten.

“Kita bicara konten, karena dengan digitaliasasi akan ada efisiensi dalam sumberdaya frekuensi yang terbatas. Bicara soal penyiaran yang sehat itu berkaitan dengan industri sementara soal kualitas akan berkaitan erat dengan konten,” Kata Menkominfo saat memberikan sambutan pada acara Rapat kordinasi Nasional (Rakornas) dan Puncak peringatan hari penyiaran Nasional ke 85, yang dilaksanakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, bertempat di Ballroom Hotel Mercure, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Minggu (1/4/2018).

Pilihan Redaksi :  BRIN dan BPS Kerjasama Riset, Kaji Pandemi COVID-19 Dari Perspektif Sosial Demografi

Berita Terkait

Ia menambahakan, Indonesia terdapat sekitar 2.700 lembaga penyiaran yang diantaranya  1.100 lembaga siaran televisi dan 1.600 siaran radio. Bukan hanya itu, Indonesia termasuk negara yang paling besar memberikan izin ke lembaga penyiaran. Untuk itu, harus memberikan pesan penyiaran yang sehat dan berkualitas.

“sehat dan santun, sementara kontennya harus berkualitas,” ucapnya.

Gubernur Sulteng Longki Djanggola yang turut hadir dalam acara tersebut, dalam sambutannya, mengatakan, dilaksanakannya acara tersebut di Kota Palu, didasari atas keputusan rapat pleno komisioner KPI Pusat pada 22 September 2017. Untuk itu, pemerintah Provinsi Sulteng mengapresiasi atas kepercaan yang telah di berikan KPI Pusat sebagai tuan rumah penyelenggara Hari Penyiaran Nasional ke 85.

Pilihan Redaksi :  Balai Arkeologi Sulawesi Utara Paparkan Hunian Prasejarah di Pesisir Morowali

“Momen ini, memiliki makna yang istimewa bagi kami, karena bertepatan dengan HUT Provinsi Sulteng pada 13 April mendatang, berusia ke 54,” katanya.

Ia menambahkan, pada usia tersebut, pemerintah Provinsi Sulteng akan terus memacu gerakan pembangunan, untuk menjadikan Provinsi Sulteng maju, mandiri, yang berdaya saing yang merupakan visi Pemerintah Sulteng kedepan.

Ia berharap, semua pihak dan elemen masyarakat termasuk insan penyiaran untuk terus memberikan penyiaran yang berkualitas baik dan benar. Hal itu, tentunya dapat memotivasi masyarakat untuk turut mendukung perjalanan pembangunan suatu daerah. AND

Baca Juga